images-6.jpeg

Dituding Jadi Lokasi Baiat Teroris, UIN Jakarta Buka Suara

Diposting pada
images 6 Dituding sebagai lokasi plakat teroris, UIN Jakarta membuka pemungutan suara

Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah di Jakarta saat ini sedang dibahas karena terkait dengan lokasi kaitan teroris yang diikutinya Munarman.

Pihak kampus akhirnya membahas dugaan aktivitas teroris yang mengaitkan Munarman dengan wilayahnya.

Menurut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta Arief Subhan mengatakan bahwa kegiatan terorisme baru terjadi pada tahun 2014 dan belum ada kegiatan loyalitas yang dilakukan akhir-akhir ini.

“Ini kejadian seperti ini, kalau terkait UIN Jakarta, saya duga sudah lama terjadi, itu terjadi pada 2014,” kata Arief kepada wartawan seperti dikutip detik.com.

Dia mengatakan tidak ada kegiatan loyalitas ISIS yang berlangsung di area kampus. Ia sendiri tidak mengetahui keterlibatan Munarman dalam kegiatan tersebut.

“Tidak ada (loyalitas). Kami tidak tahu ada Pak Munarman atau ada yang mendukung,” katanya.

Selain itu, Arief menjelaskan, di kawasan itu terdapat fasilitas umum yang bisa disewa dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Selama sumpah teror 2014, pihak kampus tidak mengetahui fasilitas yang digunakan untuk sumpah tersebut.

Baca Juga :  4 Pejabat AS Perkirakan Laporan CIA Ungkap Keterlibatan Bin Salman dalam Pembunuhan Khashoggi

“Jadi di kampus kita ada tempat umum dan disewakan untuk umum. Jadi kalau disebutkan di UIN tidak bisa sepenuhnya benar,” kata Arief.

Menyusul tidak adanya aktivitas loyalitas teroris baru-baru ini di daerah tersebut, pihak kampus menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas loyalitas yang melibatkan Munarman, mantan sekretaris FPI.

Sebelumnya, seperti diketahui, Densus 88 Anti Terorisme kemarin sore menangkap Munarman di kediamannya. Munarman ditangkap karena dicurigai terlibat dalam kegiatan teroris loyalitas di tiga kota.

“(Ditangkap sehubungan) loyalitas ke UIN Jakarta, lalu kasus loyalitas ke Makassar, lalu ke aliansi di Medan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan. di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/4).

Densus 88 Penanggulangan Terorisme menggerebek bekas markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *