ini-potret-kapal-selam-kri-nanggala-402-yang-hilang-kontak-di-bali-5_169.jpeg

Diusut Polisi, Ini Daftar Akun yang Komen Negatif soal KRI Nanggala

Diposting pada
Ini Gambar Kapal Selam KRI Nanggala 402 Yang Hilang Kontak di Bali 5169 Diselidiki Polisi, Ini Daftar Akun Komentar Negatif KRI Nanggala

Polisi sedang menyelidiki tujuh laporan yang diduga memberikan komentar tidak senonoh tentang kematian 53 awak KRI Nanggala-402. Polisi memastikan proses hukum sudah selesai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, polisi menerima tujuh laporan negatif terkait tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402. Kemudian, setelah menggali lebih dalam, dua dari lima akun tersebut diidentifikasi sebagai anonim.

“Dua akun itu maksimal 2 akun anonim yang diikuti permintaan pemblokiran ke Kementerian Komunikasi dan Informatika. Lima sisanya sedang dalam penyidikan,” kata Direktur Jenderal Badan Reserse Kriminal Brigjen TNI Slamet. Uliandi (28/4/2021).

Kemudian polisi bergerak untuk menyelidiki lima akun non-anonim tersebut. Apakah lima akun itu?

Akun ketiga yang diselidiki adalah akun Facebook bernama Fajarnnzz. Penyidikan terhadap akun Fajarnnzz FB dilakukan oleh Subdirektorat Bareskrim dan Bareskrim Polri dan akan berkoordinasi dengan Polda Yogyakarta. Pemilik akun Farjarnnzz sendiri adalah seorang polisi bernama Fajar Indriawan.

“Penyidik ​​berencana berkoordinasi dengan Mabes Paminal dengan Polda Yogyakarta untuk menjemput tersangka karena tersangka anggota Polres Kalasan Polda Sleman Yogyakarta,” kata Uliandi.

Baca Juga :  Nabi Tidak Menyakiti Anjing | The Truly Islam

Akun keempat adalah Facebook bernama Ahmad Khoizinudin. Penyidikan pemegang akun FB akan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal dan Kriminal Polri Subtitle 2.

Akun kelima yang diselidiki adalah WhatsApp 62819912xxxxx. Investigasi juga dilakukan oleh Bareskrim Polri.

Akun keenam, akun Facebook Imam Kurniawan, dikelola Subdireksi Cybercrime Polda Sumatera Utara.

Imam ditangkap setelah menulis komentar tidak senonoh kepada istri awak KRI Nanggala-402.

Adapun akun ketujuh, ada pemilik akun Facebook, Jhon Silahoi, yang penjelajahannya akan dilakukan oleh Sub Direktorat Cybercrime Polda NTT. Ia menulis komentar negatif tentang awak KRI Nanggala-402 yang tewas. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *