Erick-Thohir.jpg

Ekstrimisme-Beragama di Lembaga Pemerintah & BUMN

Diposting pada

Kemarin ada masalah ekstremisme di lembaga pemerintah dan badan usaha milik negara. Beberapa Temuan Riset: Selain banyak PNS dan pegawai BUMN yang terekspos ideologi ekstrim (bahkan ada yang posisinya strategis), masjid di instansi pemerintah dan BUMN juga diduga dikuasai oleh kelompok ekstrim. Indikasinya datang dari pelaku akting, dari khutbah Jumat, dan juga dari topik dan materi yang disampaikan.

Jadi, menurut saya, inisiatif Menteri BUMN Erick Tohir untuk mengundang NU mengisi akting di masjid-masjid BUMN yang dikuasainya tidak hanya cukup berarti, tetapi juga penting dan strategis dalam upaya penguatan dan pengucilan ASN dan pegawai. BUMN dari paparan ideologi yang ekstrim.

Kini tugas NU adalah mempersiapkan daiyah dan daiyah terbaik serta metode dan kurikulum akting, serta muatan akting yang menarik dan sesuai dengan suasana BUMN.
Menurut saya, selain kajian keislaman dan juga isu-isu yang berkaitan dengan Islam dan nasionalisme (cinta NKRI, penerimaan Pancasila, dsb), dibutuhkan juga materi yang kekinian dan kontekstual. Makanya juga diadaptasi ke BUMN misalnya Islam dan iptek, kesehatan, pertanian, teknologi, media dan lain-lain karena BUMN punya banyak jenis dan bidang pekerjaan.

Baca Juga :  Natal di Mesir, Wujudkan Persaudaraan Umat Manusia

Untuk itu LDNU hanya perlu bekerjasama dengan lembaga lain, lajnah atau pendampingan lain di NU seperti ISNU, LPBNU, LKNU dll. Lebih jauh lagi, Perserikatan Bangsa-Bangsa sekarang memasok kaum muda yang pandai dengan gaji dan master, misalnya, studi sekuler / non-Islam seperti teknologi, kesehatan, pertanian, sains, media, dll. Itu melimpah.

Terima kasih dan ide bagus Pak Erik. Harap dipersiapkan dengan baik PBNU. Semoga manfangat dan berkah.

Danke

Sumber: FB Suratno Muchoeri

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *