Connect with us

Bisnis

Enam Startegi Percepat Bisnis Digital

Published

on

JAKARTA, ASPIRATIF.com – Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh pertumbuhan pelaku bisnis digital, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan tiga program yang berbasis pengembangan wirausaha.

“Kementerian Kominfo terus mendukung UMKM di Indonesia. Pertama, kami menginisiasi UMKM Level Up, sebuah program pendampingan dan fasilitasi UMKM untuk dapat go online melalui digital mentoring dan business incubator,” ujar Budi Arie dalam rilis pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ia memastikan Kementerian Kominfo juga terus mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang telah memfasilitasi 22 juta UMKM untuk on boarding ke ekosistem digital.

Menurut Menkominfo, guna membekali pelaku UMKM dengan keterampilan dan keahlian kewirausahaan digital, pihaknya juga menyelenggarakan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dalam Program Digital Talent Scholarship (DTS).

Advertisement

“Pada tahun 2023, kami telah menjangkau 30.000 pelaku usaha untuk diberikan pelatihan keterampilan digital,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam acara pembukaan acara Musyawarah Nasional Khusus (Munassus) Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) yang diikuti pengurus dan anggota, Menteri Budi Arie juga berbagi enam strategi untuk mempercepat transformasi digital di sektor bisnis.

Pertama, perlunya pemetaan strategi bisnis terkait peningkatan kapabilitas organisasi. Kedua, perlu adanya kepemimpinan perusahaan yang demokratis dan penyesuaian program internal korporasi. Ketiga, pengusaha perlu melibatkan ahli-ahli teknologi digital, diikuti dengan pengembangan kapasitas SDM.

Adapun strategi keempat berkaitan penerapan tata kelola yang baik perlu diupayakan melalui komunikasi efektif dan pelibatan berbagai elemen internal dalam merumuskan keputusan.

“Kelima, sistem pengawasan efektif terhadap operasional juga penting untuk memastikan perusahaan berada di jalur yang tepat. Terakhir, pemanfaatan teknologi digital harus relevan dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan,” pungkasnya.

Advertisement

Source: anatarnews
Dok: Sindonews

See also  Erick : Usul Nol Persen Untuk Pelaku Usaha Mikro

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *