Erdogan-Pembunuhan-Ilmuwan-Iran-Bertujuan-Mengacaukan-Keamanan-Regional.jpg

Erdogan: Pembunuhan Ilmuwan Iran Bertujuan Mengacaukan Keamanan Regional

Diposting pada

Ankara, Warta Batavia –   Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh dan menyebut aksi itu bertujuan mengacaukan keamanan regional.

Direktorat Komunikasi Turki dalam sebuah pernyataannya, Kamis (3/12/2020), menyebutkan bahwa dalam kontak telefon dengan sejawat Presiden Iran, Hassan Rouhani, Erdogan mengekspresikan kesedihan yang mendalam atas gugurnya Fakhrizadeh, dan menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran dan keluarga ilmuwan.

Erdogan mengatakan, “Teror terhadap Fakhrizadeh mengincar perdamaian di kawasan, dan saya yakin harapan pihak-pihak pelaku kejahatan itu untuk dapat mengacaukan stabilitas dan keamanan di kawasan kembali tidak akan terwujud.”

Fakhrizadeh dibunuh secara misterius dan tanpa ada pelaku yang terdeteksi di tempat kejadian pada hari Jumat pekan lalu, dan dengan demikian fisikawan itu menjadi ilmuwan nuklir Iran kelima yang dibunuh oleh musuh Iran sejak tahun 2010.

Berbagai negara, termasuk Inggris dan Rusia serta Bahrain dan Uni Emirat Arab, turut mengecam serangan teror tersebut.

Dalam percakapan telefon itu, Erdogan dan Rouhani juga membicarakan upaya penguatan kerjasama bilateral dan regional.

Baca Juga :  Gratis, 26 Juta Pekerja Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

Erdogan juga menyinggung kesepakatan gencatan senjata di Karabakh antara Azerbaijan dan Armenia, dan menekankan bahwa segala tindakan yang mengancam integritas wilayah Azerbaijan harus dihindari.

Menurutnya, kesepakatan itu sangat penting bagi keamanan dan perdamaian di kawasan itu serta merupakan baru bagi semua negara regional, termasuk Armenia sendiri. (mm/fna/anadolu)

Baca juga:

Kecam Pembunuhan Ilmuwan Iran, Pakistan Berharap Tak Terjadi Eskalasi Ketegangan

Intelijen Iran Telah Mengidentifikasi Para Terduga Pelaku Pembunuhan Ilmuwan Fakhrizadeh

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *