Muannas-al-696x443.jpg

Fadli Zon Bela Munarman, Habib Muannas Beri Kritikan Pedas

Diposting pada
Muannas al Fadli Zon Bela Munarman, Habib Muannas memberikan review pedas

Habib Muannas Alaidid, Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH), mengomentari postingan Twitternya tentang penangkapan Munarman kepada politikus Fadli Zon.

Sebelumnya, seorang politikus Partai Gerindra men-tweet di akun media sosialnya bahwa dia tidak yakin jika Munarman terlibat dalam kejahatan teroris.

“Saya mengenal Munarman dengan baik dan saya tidak percaya dengan tuduhan terorisme ini,” kata Fadli Zon di akun Twitternya @fadlizon hari ini.

Baginya, dakwaan terhadap Munarman cenderung dibesar-besarkan.

“Saya benar-benar mengada-ada dan kekurangan pekerjaan,” pungkasnya.

Baca: Astaghfirullah! Bahan peledak ditemukan di bekas markas FPI

Habib Muannas kemudian meminta Fadli Zon tidak melakukan aksi mogok kerja terhadap penangkapan Munarman oleh Densus 88 karena teror.

Soal undang-undang, jangan tanya Fadli Zon, kata Habib Muannas Alaidid, Selasa (27/4/2021).

Menurut Habib Muannas, sebagai wakil rakyat, Fadli Zon bisa dengan bijak menyelesaikan masalah ini. Artinya melepaskan semua mekanisme hukum yang ada di Indonesia, tanpa mendistorsi mereka di sisi politik.

“Sebagai anggota dewan, seharusnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan, terutama yang terkait dengan tindak pidana luar biasa terkait terorisme bom katedral dan teror Mabes Polri,” jelasnya.

Baca Juga :  Jokowi Cabut Perpres Miras, MUI Minta Anies Baswedan Lepas Saham Miras Milik DKI Jakarta

Baca: Munarman, Rizieq dan Jaringan Terorisnya

Menurut Habib Muannas, isu terorisme merupakan masalah yang serius. Lebih jauh, hal tersebut berimplikasi pada nyawa banyak orang yang berisiko diabaikan oleh para pelaku kejahatan terorisme tersebut.

“Bukan hanya nyawa yang dipertaruhkan, ini adalah keragaman kita sebagai bangsa,” katanya.

Seperti diketahui, Munarman ditangkap dan dirantai paksa oleh polisi antiterorisme Densus 88 di kediamannya di Bukit Modern, Pamulang, Tangerang Selatan pada Selasa 27 April 2021 pukul 15.00 WIB.

Munarman yang masih mengenakan baju koko dan sarung putih itu dibawa polisi ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan menyeluruh.

Munarman dilaporkan ditangkap karena terlibat dalam persidangan loyalitas terhadap kelompok teroris di tiga lokasi. Diantara yang lain; di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta), Makassar dan Medan.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *