FB_IMG_1617036774946-696x726.jpg

Fakta Baru! Teroris Bom Gereja Makassar Berbaiat di Markas FPI Dipimpin Ustaz Basri

Diposting pada
Ilustrasi

Fakta baru terungkap setelah polisi menangkap orang-orang yang diduga terlibat bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (28/3/2021) pada Minggu (28/3/2021).

AS alias EKA alias AR, salah satu tersangka teror yang ditangkap, ternyata terlibat di markas Front Pembela Islam (FPI) sebelum aksi bom bunuh diri.

Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.

“Perannya terlibat dalam perencanaan, mengikuti kejadian di Villa Mutiara. Begitu setia dengan markas FPI yang merupakan markas organisasi yang sekarang dilarang,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa. (30/3/2021).

Baca: Berita Terbaru! Detasemen Khusus 88 menangkap 7 tersangka teroris di Makassar, 3 tersangka di markas FPI

Dari hasil ujian tersebut, kata Ramadhan, proses perbaikan dipimpin oleh seorang ustaz bernama Basri. Selain AR, terduga teroris lainnya yang terlibat adalah AN alias Andri.

“Juga R aka M sama. Kakak R. alias M juga ikut melakukan survey di kawasan Amaliah dengan L dan YSF (pelaku bom bunuh diri),” ujarnya.

Baca Juga :  Dalil Kuat Terbaru Amaliyah Nisfu Sya’ban

Sebelumnya, gereja katedral di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu pagi (28/3) menjadi sasaran aksi terorisme. Ledakan di pintu gerbang gereja dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri.

Polri menyebut pelakunya dua orang. Keduanya adalah suami dan istri sejati L dan YSF.

Mereka kemudian dikabarkan terkait dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Keduanya bunuh diri menggunakan sepeda motor matic.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *