Foto-Satelit-Buktikan-Akurasi-Serangan-Yaman-ke-Kilang-Minyak-Saudi.jpg

Foto Satelit Buktikan Akurasi Serangan Yaman ke Kilang Minyak Saudi

Diposting pada

Riyadh, Warta Batavia – Beberapa gambar satelit beredar sehari setelah Ansarullah (Houthi) di Yaman meluncurkan serangan drone ke kilang minyak Saudi Aramco di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

Foto yang dirilis Sabtu oleh perusahaan satelit MAXER menunjukkan keakuratan serangan, yang juga diumumkan secara resmi oleh Saudi sebagai penyebab kebakaran.

Foto tersebut juga menunjukkan bahwa meski api berhasil dipadamkan, serangan tersebut menyebabkan banyak kerusakan pada kilang minyak Saudi Aramco di ibu kota negara.

Juru bicara tentara Yaman yang berbasis di Sanaa, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan pada hari Jumat bahwa dia melancarkan serangan terhadap kilang minyak Saudi di Riyadh dengan enam drone.

Saudi kemudian mengkonfirmasi serangan “teroris” yang menyebabkan kebakaran, tetapi tidak mengatakan dari mana serangan itu berasal.

Netizen Arab mengatakan insiden ini sekali lagi membuktikan bahwa Saudi telah gagal menahan serangan pesawat tak berawak Yaman.

Beberapa dari netizen tersebut berharap serangan tersebut juga akan melanda menara, pelabuhan, bandara dan struktur ekonomi Uni Emirat Arab (UEA) sebagai hukuman bagi rezim Dubai yang semakin lekat hubungannya dengan rezim Zionis dan Israel. mempersenjatai diri. . . antek-anteknya dipekerjakan di wilayah Timor Tengah.

Baca Juga :  Jokowi Luncurkan Perangko Seri Vaksinasi Nasional Covid-19

Ada juga aktivitas media sosial yang membandingkan peluncuran roket Yaman dengan layanan peluncuran jumrah yang melambangkan peluncuran setan dan setan.

Beberapa netizen juga bercanda bahwa Saudi awalnya mengaku berhasil mencegat dan menembak jatuh rudal dan drone Yaman, namun kini mereka mengklaim telah berhasil memadamkan api yang melanda kilang Aramco akibat serangan drone.

Media online Rai Al-Youm Berbasis di London, dia mengatakan insiden yang menyebabkan asap tebal di langit di atas Riyadh merupakan pukulan dahsyat bagi suasana hati kerajaan Saudi, sekaligus bukti kegagalan sistem pertahanan udara buatan AS oleh Saudi. dengan dia. menghabiskan puluhan miliar dolar AS. (mm / fna / alalam / raialyoum)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *