Geliat jema’ah Istighotsah An-Nahdliyah Mimika seusai Tertunda Corona – Aspiratif News

Geliat Jamaah Istighotsah An-Nahdliyah Mimika Usai Tertunda Corona
Views: 2194
Read Time:3 Minute, 12 Second

Geliat jema’ah Istighotsah An-Nahdliyah Mimika seusai Tertunda Corona – Aspiratif News

Mimika, Aspiratif News

Perlahan dan secara berangsur, masa new normal di bermacam tempat di Tanah Air kembali menggeliat. Pada waktu yang bersamaan, denyut nadi kehidupan kian kelihatan. Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Mimika, Papua. Karena pihak pemerintah setempat sudah memberlakukan kenormalan baru awal bulan ini.


Seiring dengan hal tersebut, sejumlah aktifitas rutin Nahdliyin atau masarakat Nahdlatul Ulama mulai aktif kembali, di antaranya rutinan Istighotsah An-Nahdliyyah. Karena aktifitas tersebut telah Dilaksanakan dalam 3 tahun terakhir, akan tetapi mesti terhenti lantaran Corona. 

 

Rutinan istighotsah mulai dibuka di Masjid Al Ikhlas, Kampung Wanagon, SP2 pada Rabu (8/7) lalu yang diikuti jamaah dari Kampung Timika Jaya, Kota Timika, Kampung Mwuare, dan Jayanti.  Acara kian khidmat lantaran anak muda yang terhimpun dalam Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kampung Wanagon yang berbasis di masjid setempat mengisi acara dengan bershalawat. 

 

“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Pembukaan ini sebagai uji coba kesiapan Nahdliyin dalam masa new normal, sehingga protokol kesehatan tetap berjalan,” kata H Fadlan selaku imam masjid kala itu.

READ  Eks HTI Mencoba Memukul Balik - Warta Batavia

 

Menurut Ustadz Sugiarso bahwa pembukaan kembali rutinan bukannya serta merta, melainkan disiapkan dengan dialog terlebih dahulu. Para peserta ialah sejumlah pihak yang sungguh layak diminta pertimbangan bagi keberlangsungan aktifitas.

 

“Kami tidak dapat langsung normal seratus % sehingga jadwal disesuaikan dengan pihak bersangkutan untuk menghindari mudharat,” ungkap Ketua jema’ah Istighotsah An-Nahdliyyah Mimika ini, Rabu (22/7).

 

Adapun pembukaan rutinan ke-2 Dilaksanakan di Mushalla Baiturahman, Jl Serui Mekar, Timika pada Sabtu(18/7) bakda waktu shalat Isya. 

 

Pada pembukaan ke-2 ini kelihatan lebih maju dan kompak daripada sebelumnya. Hal ini dibuktikan dengan ikut Hadir dan bergabungnya Kerukunan Famili Madura (KKM) Mimika di acara istighotsah an-Nahdliyah.

 

Selaku tuan rumah dan sesepuh NU jalan Serui Mekar, Iswahab mengajak Nahdliyin untuk menguasai media sosial atau Medsos. Karena secara jelas, bahwa hitungan total masarakat NU banyak, sehingga jangan sampai  kalah dengan kalangan lain yang jumlahnya sedikit. 

 

“Unggah semua aktifitas kita di Medsos. Banggalah mempertunjukkan ke-NU-an kita dan jangan pasif apalagi diam karena tuntutan zaman sudah tidak sama,” terang Ketua Bidang Sarana Prasarana Pesantren Darussalam Mimika ini.

READ  Gus Yaqut: Jokowi – Prabowo Berjumpa, Kebahagiaan Bangsa Indonesia

 

Seterusnya, dia juga menyampaikan dan mengajak jamaah untuk istikamah. Yaitu dengan Mengingatkan anggota paguyuban lain untuk ikut aktifitas An-Nahdhiyyah yang digelar secara rutin.

 

“Kami berkeinginan jangan sampai acara istighotsah berjalan 1 2 kali lalu berhenti, tapi aktifitas amaliah NU seperti ini mesti terus berjalan,” harapnya.  

 

Adapun Nur Irfan dalam sambutan menerangkan bahwa NU lahir dari putra dan santri Madura ialah KH Kholil Bangkalan. Karena itu sebagai Ketua KKM, dirinya siap ikut aktifitas dan mengajak masarakat Madura untuk giat beristighosah. 

 

“Karenanya, jika ada aktifitas ke-NU-an supaya disampaikan ke KKM agar dapat berpartisipasi,” pintanya.

 

Pembacaan istighotsah dipimpin Pengurus Bidang Pendidikan Pesantren Darussalam Mimika, H Fadlan dengan diawali tawassul dan pembacaan permintaan doa dari jamaah. 

 

Tausiyah disampaikan Pengasuh Pesantren Darussalam Mimika, Ustadz Hasyim Asyari. Pada Kesempatan tersebut disampaikan agar hadirin terus menjaga kebersamaan.

 

“Istighotsah ini kita jadikan lailatul ijtima untuk menjalin ukhwah dan pemahaman manhaj Aswaja. Juga media silaturahim dan pendekatan diri untuk Allah dengan berjamaah dan Sarana permintaan secara menyeluruh hajat dunia akhirat,” terangnya. 

READ  Cerita KH. Adnani Iskandar Didatangi KH Hasyim Asy'ari Waktu Mengolok-olok Gus Dur di Muktamar Cipasung

 

Disampaikan pula bahwa hal penting dari aktifitas ini ialah ingin mencari kader NU yang dapat diajak bergerak untuk berjuang menghidupkan amaliah dan jamiyah NU. Juga jamaah diingatkan oleh lulusan Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi tersebut suka-duka dan lika-liku perjalanan terbentuknya jamaah istighotsah semenjak 3 tahun lalu.

 

Waktu memberikan sambutannya, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Mimika, Ustadz Imam Mawardi amat berterima kasih untuk pengurus jamiyah istighotsah yang istikamah.

 

“Sehingga dengan istighotsah rutin yang ada, aktifitas NU dapat menggeliat di tiap-tiap titik sudut kota dan perkampungan Mimika,” pungkasnya.

 

Dirinya juga yang kemudian memimpin jamaah untuk melantunkan Shalawat Asyghil.

 

Pewarta: Ibnu Nawawi

Editor: Aryudi AR

 

Geliat jema’ah Istighotsah An-Nahdliyah Mimika Setelah Tertunda Corona – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *