Juli 14, 2020

ASPIRATIF

Aspiratif Situs Web Berbagi Aspirasi dan Berita Indonesia Terkini, Update Setiap Hari ….

Gubernur Papua Barat Berpeluang Jadi Saksi Perkara Wahyu Setiawan – Aspiratif News

13 Views
Read Time:2 Minute, 59 Second

Gubernur Papua Barat Berpeluang Jadi Saksi Perkara Wahyu Setiawan – Aspiratif News

GUBERNUR Papua Barat Dominggus Mandacan berpeluang dihadirkan dalam persidangan perkara korupsi yang menjerat eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Dominggus disebut dalam dakwaan menitipkan Rp500 juta untuk Wahyu terkait pemilihan calon anggota KPU Papua Barat.

“Amat memungkinkan pula saksi-saksi yang tidak ada dalam berkas perkara seperti saksi Dominggus atau gubernur papua barat. Tetapi jika keterangannya signifikan dengan pembuktian, busa dipastikan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan hadirkan,” kata pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (29/5).

Baca juga: KPK Ajak Publik Awasi Bansos Pandemi Covid-19

Ali mengungkapkan pemanggilan saksi-saksi tetap menyesuaikan kebutuhan jaksa dalam membuktikan perbuatan terdakwa korupsi. Artinya, tidak semua saksi di dalam berkas perkara akan dihadirkan jaksa

Waktu ini, jaksa akan mengumpulkan fakta-fakta yang terkonfirmasi di persidangan. Jika ditemukan fakta-fakta baru, tidak menutup kemungkinan Lembaga Antirasuah itu melakukan usaha pengembangan perkara.

“Dengan pertimbangan putusan majelis hakim serta berdasar analisa mendalam, ditemukan 2 bukti permulaan yang cukup maka tentu KPK tidak segan menetapkan pihak-pihak lain sebagai tersangka dalam pengembangan perkara tersebut,” ujar Ali.

Surat dakwaan Wahyu Setiawan mengungkap Dominggus Mandacan menitipkan Rp500 juta melalui Sekretaris KPU Provinsi Papua Barat Rosa Muhammad Thamrin Payapo. Uang yang akan diberikan ke Wahyu itu terkait proses seleksi calon anggota KPU Provinsi Papua Barat periode 2020-2025.

Proses seleksi berjalan dengan 70 peserta. Sebanyak 33 peserta Ialah orang asli Papua. Proses berjalan sampai mengerucut delapan peserta dengan 3 orang asli Papua, yaitu Amus Atkana, Onesimus Kambu, dan Paskalis Semunya

Dominggus mengupayakan agar ada orang asli Papua yang terpilih. Rosa diminta menghubungi Wahyu dan Dominggus menitipkan fulus tersebut. Uang ditransfer oleh Rosa ke rekening istri sepupu Wahyu, Ika Indrayani, pada 7 Januari 2020.

Perbuatan Wahyu dianggap menabrak Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Soal hal Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Soal hal Pergantian Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Soal hal Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (OL-1)


Gubernur Papua Barat Berpeluang Jadi Saksi Perkara Wahyu Setiawan – Aspiratif News

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %