575339_620.jpg

Gus Mus Ajak Para Ustad dan Habib Hadirkan Akhlak Rasulullah

Diposting pada
Gus Mus

KH Mustofa Bisri (Gus Mus) mengajak kepada semua ustad dan habib untuk menghadirkan akhlak Rasulullah. Gus Mus mengajak dengan suara bergetar dan menahan tangis karena melihat banyaknya ustad dan habib tidak memberikan contoh kepada masyarakat.

“Umat ini betul-betul rindu kepada akhlaknya Rasulullah SAW. Rindu pada prilakunya yang santun dari Rasulullah SAW. Tolong kepada para kiai-kiai, para ustaz, para habib, tolong hadirkan lagi akhlaknya Rasulullah SAW. Kasih sayangnya Rasulullah pada sesama. Dakwahnya Rasulullah yang mengajak. Tolong itu dihadirkan”. Kata Gus Mus dalam video yang beredar karena kegelisahannya pada fenomena kegaduhan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini.

Gus Mus menghimbau para pendakwah untuk mengedepankan akhlak, meneladani dan menampilkan akhlak Rasulullah SAW bukan hanya dalam ucapan saja, tapi juga perilaku. Hal ini agar orang-orang awam yang tidak paham Al-Qur’an dan kurang paham dengan pribadi Rasulullah, bisa menyimak melalui akhlak orang-orang yang mengerti Al-Qur’an dan sirah Rasulullah SAW.

“Tolong, tampilkan itu dalam prilaku. Agar orang yang awam dan lugu-lugu ini bisa meniru. Mudah-mudahan ini menjadi jariyah kalian, kalau Anda sudi menampilkan akhlak Rasulullah dalam masyarakat terutama yang sekarang ini. Cukup itu. Cukup itu,” pinta Gus Mus kembali.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Luncurkan Bansos 2021, Ini Rinciannya

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah ini, saat-saat ini bisa disaksikan bersama-sama, banyak orang-orang yang ingin mengajak ke surga tapi dengan cara neraka. Saat ini banyak amar ma’ruf nahi munkar yang tidak lagi berlandaskan kasih sayang, tapi banyak yang berlandaskan kebencian.

“Amar ma’ruf nahi munkar itu sebenarnya adalah manifestasi dari kasih sayang. Orang tidak akan ber-amar ma’ruf dan ber-nahi munkar terhadap sesama kalau dia tidak menyayangi sesama,” jelasnya pada video acara Haul Virtual KH Achmad Masduqi Mahfudz yang diunggah di kanal Youtube GusMus Channel, Ahad (29/11). Akhlak Rasulullah menurut Gus Mus harus diwujudkan terlebih dahulu oleh para pemimpin, tokoh, ulama, kiai, dan para ustadz, kaitannya dengan umat, anak-anak generasi penerus bangsa, dan orang-orang yang perlu diajak ke surga. Gus Mus mengingatkan bahwa akhlak lebih utama untuk diraih dari ilmu. Ilmu menurutnya bisa dicari sendiri melalui perkembangan teknologi yang saat ini memudahkan setiap orang untuk mengakses informasi.

“Sekarang ada Google. Kalau tidak mau membaca sendiri, ada Google. Tidak bisa muthalaah sendiri ada banyak kesempatan kita membaca melewati internet,” jelasnya.

Baca Juga :  Nangis Ditangkap Polisi, Maaher Soni Ernata Ingin Cium Tangan Habib Luthfi

Tapi lanjut Gus Mus, keteladanan dan kasih sayang kepada sesama tidak bisa ditemukan di internet, google, ataupun medsos. Kebalikannya, di media sosial banyak orang mengatasnamakan Nabi Muhammad SAW, tapi dengan perilaku yang bertentangan sama sekali dengan Nabi. Oleh karenanya ia mengajak kepada umat Islam untuk mencontoh akhlak Rasulullah yang selalu berbicara lembut, tidak pernah menyinggung orang, tidak pernah mencaci, dan tidak pernah menghina. “Karena gurunya, Allah SWT, panduan yang diberikan oleh gurunya, Al-Qur’anul Karim, itu memang menyuruh untuk demikian,” katanya.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *