Hadapi Covid-19, KKP Gencarkan Gemarikan – Aspiratif News

Views: 8
Read Time:2 Minute, 44 Second

Hadapi Covid-19, KKP Gencarkan Gemarikan – Aspiratif News

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bergerak bersama-sama mengajak masarakat untuk lebih sering mengonsumi ikan.

Gerakan sosialisasi tersebut disertai dengan pembagian paket sehat produk-produk olahan ikan secara simbolis di kediaman anggota DPR dari Komisi IV Endang Setyawati Thohari di Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Direktur Bina Mutu dan Diversifikasi Produk Kelautan KKP Trisna Ningsih menerangkan, pemerintah sesungguhnya sudah punya program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) semenjak belasan tahun lalu. Namun, kali ini yang jadi sasarannya ialah balita dan ibu hamil agar makin kuat imunitas mereka dalam berhadapan dengan pandemi covid-19.

Program Gemarikan, sambung Trisna, akan digencarkan karena konsumsi ikan di masarakat masih rendah, termasuk warga Bogor. “Angka konsumsi ikan kita sungguh rendah jika dibandingkan dengan negara lain, tetapi ini tidak mengurangi ghirah kita. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) menerangkan bahwa angka konsumsi ikan (AKI) di Jawa Barat 29,64 kilogram per kapita, sementara angka nasional 50,69 kilogram per kapita,” terangnya.

READ  Pemkot Pekalongan Siapkan 500 Juta untuk Uang Saku Santri Balik ke Pesantren - Aspiratif News

Karena itu, lanjut Trisna, kementeriannya akan rajin bersafari agar masarakat makin paham akan manfaat mengonsumsi ikan. Kecuali untuk menaikkan kesehatan dan gizi masarakat, Gemarikan juga bagian dari usaha menyokong program prioritas penanganan stunting.

Anggota Komisi IV DPR Endang Setyawati Thohari, yang juga politikus Partai Gerindra, menerangkan pihaknya siap memfasilitasi program KKP tersebut. Ia juga meng­apresiasi langkah KKP yang berbelanja semua produk olahan ikan dari pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) di Bogor.

Dalam Kesempatan itu, ia juga mengusulkan agar program serupa dikoordinasikan dengan kementerian-kementerian terkait, misalnya, Kementerian Pertanian.

“Ada program di Balitbang dan SDM Kementan yang tujuannya ketahanan dan kedaulatan pangan. Kalau dikoordinasikan, program ini dapat digabung, contohnya mi dari ikan patin, mocaf dari daun kelor. Ini kemungkinan lokalnya besar,” ungkapnya. (DD/E-2)

 


Hadapi Covid-19, KKP Gencarkan Gemarikan – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *