Hagia Sophia Selenggarakan Jumatan Ke-1 sesudah 86 Tahun, jema’ah Membludak – Aspiratif News

Hagia Sophia Selenggarakan Jumatan Pertama setelah 86 Tahun, Jamaah Membludak
Views: 2271
Read Time:2 Minute, 37 Second

Hagia Sophia Selenggarakan Jumatan Ke-1 sesudah 86 Tahun, jema’ah Membludak – Aspiratif News

Istanbul, Aspiratif News

Shalat Jumat untuk ke-1 kalinya sesudah 86 tahun digelar di Hagia Sophia pada hari ini, Jumat (24/7). Hal itu disambut dengan gegap-gempita oleh ribuan—bahkan puluhan ribu- ummat Islam. Mereka Hadir ke gedung yang sudah berumur 1.500 tahun itu untuk Shalat Jumat. Selama waktu shalat, ornamen atau hiasan Kristiani akan ditutup dengan tirai.


Pantuan Aspiratif News dari tayangan livestreaming yang ditayangkan pscp.tv, jemaah—laki-laki, wanita, bocah kecil, dan orang tua- Shalat Jumat di Hagia Sophia kelihatan membludak sampai ke bagian halaman luar jauh. Bahkan sampai ke sisi kiri dan kanan gedung. Untuk melarang penyebaran virus corona (Covid-19), maka diterapkan protokol kesehatan. Para petugas mengecek suhu tubuh jemaah di 11 pos pemeriksaan dan memastikan mereka mengenakan masker. Kecuali itu, shaf shalat juga diatur agar tetap menjaga jarak. Untuk menghemat waktu, mereka berwudhu di masjid-masjid kisaran Hagia Sophia.

 

READ  Kenapa Jokowi Memilih KH. Ma’ruf Amin? - Warta Batavia

Datang juga pada Peluang itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Sebelum Shalat Jumat, Erdogan membaca ayat Al-Qur’an (Surat Al-Fatihah dan Al-Baqarah) dari dalam Hagia Sophia. Sesaat sesudah itu, 4 muadzin dari 4 menara mengumandangkan adzan, selaku tanda waktu shalat sudah tiba.


jema’ah Shalat Jumat di Hagia Sophia tidak cuma berasal dari Kota Istanbul saja, tetapi juga dari kota, provinsi, dan bahkan negara lain. Seorang jemaah yang berasal dari Provinsi Elazig Timur (kisaran 1.201 dari Istanbul, di mana Hagia Sophia Ada) bersyukur atas diselenggarakannya kembali shalat di Hagia Sophia, sesudah 86 tahun.


“Terima kasih Allah, kami dapat menyaksikan hari seperti itu. Kami amat suka,” katanya, dikutip website kantor berita Anadolu, Jumat (24/7).


Hal yang sama juga dinikmati seorang jemaah lainnya, Ali Kemal Evlioglu. Dia Hadir dari Provinsi Samsun ke Istanbul (kisaran 737 kilometer) cuma untuk menunaikan Shalat Jumat di Hagia Sophia. 


Sementara itu, Ikbal Cetin, seorang warganegara yang tinggal di Jerman, sengaja Hadir ke Turki bareng dengan 2 anak untuk melakukan Shalat Jumat ke-1 di Hagia Sophia, sesudah 86 tahun. Anak Ikbal, Seher Cetin, menjelaskan bahwa mereka ingin ‘melihat sejarah’.

READ  Lirik Shalawat Habib Syech Yaa Robbi Sholli 'Ala Muhammad (Versi Arab dan Latin)


“Kami telah pernah berkunjung Hagia Sophia sebelumnya. Kami kecewa sebab pada waktu itu tidak dibuka untuk shalat, tetapi sekarang kita bahagia,” katanya.


Sebagaimana diketahui, pada era Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium) Hagia Sophia Adalah sebuah gereja. Sultan Mehmed II dari Dinasti Utsmani lantas mengubahnya jadi masjid sesudah dia sukses menaklukkan Konstantinopel (Istanbul) pada 1453. Lalu pada 1937, pendiri dan Presiden Ke-1 Turki Mustafa Kemal Ataturk merubah fungsi Hagia Sophia jadi museum. Sampai akhirnya, Pengadilan Tinggi Turki, Dewan Negara, pada era pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan, mengambil keputusan untuk mencabut dekrit Presiden ke-1 Turki, Mustafa Kemal Ataturk, pada 1935 terkait dengan bangunan Hagia Sophia pada Jumat, 10 Juli 2020. Putusan ini merubah status Hagia Sophia dari yang sebelumnya berfungsi selaku museum jadi tempat ibadah ummat Islam, masjid. 


Dengan status baru Hagia Sophia ini maka Kementerian Agama Turki mengawasi servis keagamaan, sementara Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mengawasi pekerjaan restorasi dan konservasi.

READ  Beberapa Pesantren di Jombang Mulai Atur Skema Kehadiran Santri - Aspiratif News


Pewarta: Muchlishon

Editor: Fathoni Ahmad

Hagia Sophia Selenggarakan Jumatan Pertama setelah 86 Tahun, Jamaah Membludak – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *