Hamas-Kecam-Keputusan-Bahrain-Bentuk-Perwakilan-Diplomatik-di-Tel-Aviv.jpg

Hamas Kecam Keputusan Bahrain Bentuk Perwakilan Diplomatik di Tel Aviv

Diposting pada

Gaza, Warta BataviaJuru bicara Hamas Hazim Qasim mengutuk Bahrain karena membangun perwakilan diplomatik dan mendirikan duta besar untuk Israel.

“Keputusan Bahrain adalah cacat politik yang membandel dengan penandatanganan perjanjian normalisasi dengan rezim kolonial,” kata Qasim kepada kantor berita Anadolu.

“Kesepakatan normalisasi hubungan hanya dalam rangka mewujudkan kepentingan Israel di kawasan, bukan kepentingan negara-negara Arab,” tambahnya.

“Perjanjian normalisasi merusak norma-norma Palestina, serta mendorong rezim pendudukan untuk melakukan kejahatan terhadap bangsa kita.”

Pada hari Selasa, Raja Bahrain Hamad bin Isa memberikan instruksi tentang pelatihan perwakilan diplomatik untuk negaranya di Tel Aviv. Dalam pernyataan lainnya, Hamad menunjuk Khalid Yusuf al-Jalahamah sebagai duta besar Bahrain untuk Israel.

Pemerintah Bahrain menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel pada pertengahan September. Peresmian hubungan tersebut berlangsung di Gedung Putih dan dibantu oleh mantan Presiden AS Donald Trump.

Menyusul pelantikan ini, pada 18 November para menteri luar negeri Bahrain dan Israel memutuskan untuk membuka kedutaan besarnya masing-masing di Tel Aviv dan Manama. (af / alalam)

Baca Juga :  Ingat! Aksi 1812 Berpotensi Penyebaran Covid-19

Hamas mengutuk keputusan Bahrain membentuk perwakilan diplomatik di Tel Aviv

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *