bir-2-696x682.jpg

Heboh Soal Investasi Miras, Warganet Ingatkan DKI Jakarta Punya Pabrik Bir : Kadrun Pura-pura Buta?

Diposting pada

Media sosial ramai membicarakan Peraturan Presiden (Perpres) Joko Widodo terkait pabrik miras. Meskipun aturan tersebut dibela sejumlah pihak dengan alasan sesuai kebudayaan masyarakat setempat, namun banyak pula yang menolak.

Penggiat media sosial, Denny Siregar misalnya, yang menganggap Perpres miras itu sah sah saja, karena aturan itu cuma berlaku di daerah tertentu seperti Bali, NTT, Papua dan Sulut.

“Di sana, miras itu budaya, daripada dilarang larang lebih baik sekalian dijadikan pendapatan,” cuit Denny di media sosial.

Banyak yang memprotes pernyataan tersebut. Salah satunya akun @jayapuraupdate.

“Siapa yang bilang budaya? Goblok, binatang,” tulis akun media sosial twittet Timur Matahari tersebut.

Sementara itu, sebagian netizen lain mengingatkan pihak yang kontra Jokowi dan Pro ke Anies Baswedan bahwa Pemerintah DKI Jakarta punya kepemilikan saham di sebuah pabrik bir.

Baca: Wow, Dibawah Kepemimpinan Anies, Saham Pemprov DKI di Produsen Anker Bir Naik Jadi 26%?

Bahkan, atas kepemilikan saham di pabrik bir tersebut, pemintah DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan mengantongi dividen sebesar Rp 82 miliar pada 2019 lalu.

Baca Juga :  [HOAKS] Foto Bayi Disebut Selamat dari Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Terkait informasi tersebut, akun twitter, Candra Asmara @Candraasmara berkomentar:

Masyarakat Kadrunista teriak2 soal Miras. Giliran si pendatang dari Hadramaut makan duit dari Pabrik BIR di DKI, pura2 buta.
Drun.drun… kalian benar benar sekelompok b*jingan. Kalau kebagian halal, kalau ga
kebagian haram. Menjijikkan…!!!

Sementara, akun indri Yahya @MrsRach menambahkan:
Kalau DKI punya pabrik bir pada mingkem, begitu Presiden Jokowi yang bicara, langsung pada kebakaran jenggot.
Sebelum Jokowi Izinkan Investasi Miras Pemprov DKI Lebih Dulu Punya Pabrik Bir

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *