Hubbul-Wathon-Minal-Iman-Cinta-Tanah-Air-Bagian-dari-Iman.jpg

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Diposting pada

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Hubbul wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman. Ini konsep paham kebangsaan (nasionalisme) yang ditanamkan oleh Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari amat pas untuk zaman perang kemerdekan waktu itu. Bahkan sampai sekarang masih tetap aktual dan kontekstual di zaman milenial yang sarat dengan tantangan radikalisme yang terus menggerus rasa persatuan dan kebangsaan Indonesia.

Di masa hidupnya, dalam banyak Peluang, Hadhratus Syaikh Hasyim Asy’ari sering menyampaikan ungkapan “Hubbul wathan minal iman”. Bukan artinya beliau berdalil dan menerangkan bahwa itu ialah hadits. Bukan seperti itu, akan tetapi beliau mengajak rakyat untuk mencintai negeri Indonesia ini. Beliau mempergunakan slogan tersebut karena secara esensial maknanya sungguh benar seperti itu.

Indonesia Ialah Tanah Air yang bermacam suku, budaya, dan agama, maka penerapan slogan “Hubbul Wathan Minal Iman” masih amat relevan untuk menjaga persatuan dan perdamaian di Negara Indonesia.

Lalu, maksud dengan “cinta tanah air” ialah bernyali membela dan mempertahankan dari rong-rongan musuh, lalu memakmurkan tanah air, ialah memakmurkan dengan amal-amal saleh atau perbuatan-perbuatan yang baik. Tidak berbuat anarkis yang dapat merusak bahkan menghancur-leburkan.

Baca Juga :  Soal Laut China Selatan, Indonesia Beri Peringatan Keras kepada China

Adapun tanah air manusia itu ada 2 macam:

1). Tanah air jasmani, yaitu bumi tempat kita lahir dan berpijak menapaki kehidupan ini.

2). Tanah air ruhani, yaitu tanah air akhirat, tempat di mana ruh kita berasal dan akan kembali nantinya.

Masarakat Timur Tengah tidak mengenal konsep Hubbul Wathon sehingga banyak dari mereka bersikap keras kepala, radikal dan menganggap tanah airnya tidak penting. Akibatnya mereka mudah tergiur ajakan untuk mendirikan negara baru dengan iming-iming tata kehidupan yang lebih baik dari tempat asalnya (tanah airnya).

Sikap radikal yang bercokol di kepala membikin mereka jadi ringan tangan merusak dan menghancur-leburkan tempat-tempat di mana mereka hidup. Di Suriah, di Irak, di Tunisia, di Libya Waktu ini merana dilanda kerusakan dan kehancuran beradaban karena tidak adanya hubbul wathon (cinta tanah air) tertanam di dada kaum radikal. (ar/aspiratif)

Sumber: Ummatina.com

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *