Suntik-696x389.jpg

Hukum Suntik Vitamin untuk Stamina saat Puasa

Diposting pada
Suntikan legal Suntikan vitamin untuk stamina saat puasa
(Foto: Ilustrasi AFP)

Dalam musyawarah Subuh di Masjid Ismail, Bedali Lawang Malang, ada yang menyerukan undang-undang tentang suntikan vitamin yang bisa menambah stamina saat berpuasa.

Jika penyuntikan dilakukan pada malam hari, tidak masalah. Tujuan dari santapan ini juga untuk menambah stamina saat berpuasa, seperti yang dikatakan Nabi:

(اﻟﺴﺤﻮﺭ ﻛﻠﻪ ﺑﺮﻛﺔ) ﺃﻱ ﺯﻳﺎﺩﺓ ﻓﻲ اﻟﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ اﻟﺼﻮﻡ

Hadits: “Sahur itu semua berkah”, yaitu menambah kekuatan dalam berpuasa (HR Ahmad, Syarah Hadits Faidl Al-Qadir 4/137)

Tetapi jika suntikan vitamin ini dilakukan pada siang hari, mari kita bahas dulu detail hukumnya menurut ulama kita:

1. Puasa dibatalkan karena ada benda yang dimasukkan ke dalam tubuh (menurut pendapat ini tidak terbatas pada lambung dan pencernaan).

2. Tidak dikeluarkan sama sekali, karena tidak masuk ke tenggorokan yang berlanjut ke pencernaan.

3. Ini adalah opini yang lebih kuat. Terperinci; Kalau dalam bentuk suplemen atau vitamin batal puasa.

Jika BUKAN suplemen / vitamin seperti obat maka secara rinci:
– Jika yang disuntikkan adalah nutrisi dan vitamin dari makanan melalui pembuluh darah, maka dikeluarkan.
– Jika dimasukkan melalui otot (kulit, daging) yang tidak tersambung ke perut tidak akan dikeluarkan (Taqrirat As-Sadidah)

Baca Juga :  Tiru Abu Dhabi Hingga Portugal, RI Bakal Punya PLTS di Wilayah Timur

hukum suntikan vitamin Hukum suntikan vitamin untuk stamina saat puasa

Sumber: FB KH Ma’ruf Khozin

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *