mahfud-md_169281329.jpeg

Identitas Bomber Makassar Belum Diungkap, Mahfud Minta Publik Sabar

Diposting pada

Pelaku bom bunuh diri di depan gereja katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, belum teridentifikasi. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md meminta masyarakat memahami.

“Kita minta pengertian masyarakat, artinya masyarakat harus paham bahwa penegak hukum atau lembaga yang menangani masalah terorisme harus hati-hati, karena menangani terorisme harus benar-benar hati-hati. Jadi masyarakat tidak perlu. cepat. “Cepat, kenapa belum diumumkan? Kok belum ditangkap, bagaimana jaringannya belum terungkap dan sebagainya, ”kata Mahfud saat jumpa pers di Gedung Kemeko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (28/3/2021).

Menurutnya, dalam mengungkap suatu kasus, aparat tidak boleh membatasi diri pada pemanggilan dan penangkapan. Hal itu dilakukan agar tidak ada penangkapan yang salah.

“Tapi jika aparat punya aturan, tidak bisa begitu saja menangkap, tidak mengumumkannya secara sewenang-wenang. Karena jika mereka menangkap dan tiba-tiba mengumumkan bahwa salah satu korban yang terlibat dan keluarganya bisa menjadi korban dari apa yang disebut isolasi komunitas, ejekan komunitas. dan seterusnya. “, jelas Mahfud.

Baca Juga :  Proposal Investasi Tesla Sudah di Tangan Menko Luhut

Dalam pengungkapan kasus teroris bom bunuh diri, penanganan kasusnya berbeda. Jadi tidak perlu terburu-buru untuk mengungkapkannya.

“Jadi Anda tidak bisa begitu saja menangkap dan menuduh diri Anda sendiri,” katanya.

Sebelumnya, Mahfud juga sudah menghubungi pihak terkait untuk menangani kasus teroris bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Diantaranya, Kepala BIN, Kapolri, Kepala BNPT, Kapolri, Kapolri, dan Kadensus 88.

“Sebelum saya menghubungi mereka, (mereka) sudah punya SOP dan secepatnya berjalan sehingga masyarakat tidak terlalu lama bertanya,” kata Mahfud.

Diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Katedral Makassar pada pukul 10.28 waktu setempat. Saat ledakan terjadi, sejumlah anggota gereja tengah beribadah di tempat.

Pelaku serangan bunuh diri adalah 2 pengendara sepeda motor. Pelaku dicegat oleh pihak keamanan Gereja Katedral Makassar saat hendak memasuki pelataran gereja. Pelakunya akhirnya meledakkan dirinya sendiri. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *