17952903_1428603107202553_1501944730222913695_n.jpg

Ikuti Para Ulama Peletak Dasar Nasionalisme Bangsa Bukan yang Ahli Demo

Diposting pada
Ilustrasi, FPI

Anda masih ingat ? Felik S. yang menggelikan dan membuat kita tertawa, terbahak bahak ! bagaimana tidak !” ia mengatakan dengan pongah “Nasionalisme tidak ada dalilnya” ! dia mencoba melawan Mbah Hasyim sebagai tokoh pendiri NU dan bangsa padahal ilmunya jauh seperti pepatah bainassama wa sumber minyak. Di sisi lain Felik, S. ini yang menjadi idola sebagian tokoh FPI dan khilafahnya yang dengan cara tidak elegan antipati terhadap penguasa melawan Negara berdemo dengan misi politik yang tak pernah usai.

Perlu anda ketahui gerombolan mereka adalah dendengkot anti pancasila anti Nasionalisme dan pengasong khilafah serta gerombolanya yang ingin menghancurkan kedaulatan negara sampai disini sudah paham ! Jadi siapa yang kalian ikuti ? Apakah mereka yang menjadi robot kaki tangan radikalis teroris yang grudak gruduk demo di mana mana sampai istana atau para Ulama penyelamat bangsa ini ? fikirkan betul sodara.

Cerahkan pikiranmu sadarkan dan bangun Nasionalismu sebelum mereka menghancurkan bangsa Negaramu.

Mari kita lihat cara pandang para Ulama tentang nasionalisme dan pegang dengan erat serta gigit dengan gigi grahamu agar selamat.

Baca Juga :  Saksikan Rekonstruksi, Kompolnas: FPI Sejak Awal Serang Polisi

Imam Adz-Dzahabi:

ﻭﻧﺤﻦ ﻻ ﻧﺠﻔﻮ اﻟﻮﻃﻦ ﻛﻤﺎ ﺟﻔﻮﺗﻪ، ﻭﺣﺐ اﻟﻮﻃﻦ ﻣﻦ اﻹﻳﻤﺎﻥ

Kami tidak berbuat kasar terhadap negeri ini seperti yang engkau lakukan. Cinta tanah air bagian dari iman (Tarikh Al-Islam, Al-Hafidz Adz-Dzahabi, 12/486)

Para Ulama kita lebih arif dengan kemarifatanya dan lebih bijak dengan kebijaksanaanya, telah jitu dan menemukan mutiara dasar dan konsep Nasionalisme, membangunkan dan mempertahankan Negara ini, ikuti mereka karena mereka yang iIkhlas membangun Negera dan bangsa ini.

Bukan seperti para penentang NKRI dan menyatakan yang ini yang berteriak indonesia thogut dan kafir walaupun berbaju Ustad dan berpakaian Ulama, sebagian dari muallaf dan motifator yang mejual buku berkedok syariah, adalah komplotan perusak Negeri yang kita cintai.

Mereka yang propagandis dan teriak takbir didemo akan meneruskan misi radikalis teroris, ISIS, IM, HTI, MMI, Jabal jasy, jabal Nusrah,dan gerakan eksodan Timur tengah lain dengan memanfaatkan situasi politik Pilpres bangsa kita saat ini sebagai konspirasi jahat menghacurkan pundi pundi emas kedaulatan Ini.

Baca Juga :  Tindakan Aisha Weddings Melawan Hukum

Masihkan kita belum sadar sampai hari ini ?bahwa negeri ini akan diacak acak oleh mereka yang sering teriak syar,i, kowar kowar , syariah, dengan slogan kaffah, hanyalah sebuah propaganda murahan khilafah berkedok agama atas nama Tuhan padahal omong kosong mereka yang harus dihindari oleh kita dan generasi penerus bangsa ini, jangan cuek dengan pesoalan ini jika masih cinta Negeri ini, karena kita butuh bekerja dengan tenang dan ibadah dengan nyaman dan itu akan tersujud jika negeri ini aman dan damai.

Mari kita bangun gelegak cinta kepada tanah air seperti Ulama pendahulu yang dengan darah dan air mata, menyepakati bangsa dengan kebhinekaan dan menjaga negeri dari permusuhan dan perpecahan dalam perbedaan, itulah bukti bahwa kita telah damai dan semoga sampai hari nanti.

inilah Negara madani layaklah Madinah yang dibangun Rasululloh sebagai Darusalam Negara damai bukan Darul Islam Negara Islam, tapi tapi sunstansi konsep dasarnya islam dalm pancasila hebat bukan. kita harus paham bahwa kelompok mereka bukan pendamai tapi pembenci bukan pembuat makmur tapi penghancur negeri ini

Baca Juga :  Istana: Penyuntikan Vaksin Covid-19 ke Jokowi Akan Disiarkan Langsung

Salam indonesia salam damai.

Sumber : FB Abdulloh Faizin

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *