Indonesia Pasok Kebutuhan Pangan Ajang Olahraga Dunia – Aspiratif News

Views: 48
Read Time:4 Minute, 27 Second

Indonesia Pasok Kebutuhan Pangan Ajang Olahraga Dunia – Aspiratif News

Di ajang olahraga dunia Tokyo Olympic and Paralympic Games 2020, Indonesia akan jadi bagian negara kontributor bahan makanan dan minuman. Hal itu disampaikan oleh Atase Pertanian Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo Sri Nuryanti.

“Pihak Indonesia, yang diwakili oleh KBRI sebelumnya melakukan serangkaian perjumpaan yang diawali awal tahun 2019 lalu. Kami berjumpa Direktur Sustainability Operation, the Tokyo Organising Committee of the Olympic and Paralympic Games untuk mempromosikan dan meyakinkan sejumlah produk pertanian asal Indonesia yang telah dipasarkan di Jepang,” kata Sri.

Usaha agar Indonesia dapat memasok bahan baku makanan dan minuman dalam penyelenggaraan Olimpiade, menurut Sri tidak mudah.

Baca Juga: Hasil Ekspor Pertanian Indonesia Meningkat 24,35 %

“Kecuali sebagai negara yang menerapkan standar keamanan pangan tertinggi di dunia, kita ketahui berbarengan Jepang pun mengusung isu pembangunan pertanian berkelanjutan dalam pengadaan bahan makanan dan minuman untuk acara olahraga dunia tersebut. Karena itu promosi dan saban argumentasi yang kami berikan layaknya pertandingan dalam Olimpiade itu sendiri, untuk jadi pemenang dan merebut hati the Tokyo Organising Committee of the Olympic and Paralympic Games,” ungkap Sri.

READ  Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Kalimantan Barat - Aspiratif News

sebelum ini, Menteri Pertanian menjelaskan dengan tegas ekspor komoditas pertanian di waktu pandemi Covid-19 wajib dapat lebih menggeliat. menurutnya, ekspor mempertunjukkan komoditas pertanian tidak mengenal pantangan apapun dan wajib tetap tersedia sebab seluruh dunia tetap memerlukan makan, di antaranya komoditas rempah seperti pala, cengkeh dan lainnya.

“Di waktu Covid-19 seperti ini, kita buktikan bahwa pertanian itu tidak boleh berhenti. Kita tidak boleh kehilangan Kesempatan untuk siapkan pangan,” kata Syahrul.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Ekspor Pertanian Terus Tumbuh Positif

Berbekal bahan dari Sekretariat Komisi ISPO, Atase Pertanian menyodorkan sejumlah dokumen untuk meyakinkan the Tokyo 2020 bahwa minyak sawit Indonesia Ialah produk yang tidak saja memperhatikan akan tetapi juga telah memenuhi aspek keberkelanjutan.

“Kami siapkan semua. Mulai dari salinan Permentan No. 11 tahun 2015 Soal hal Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil Certification System /ISPO) dalam Bahasa Inggris; rincian nama, unit sertifikasi, tempat, perusahaan, tempat tertanam, produksi crude palm oil (CPO), dan lembaga sertifikasi dari 457 perusahaan perkebunan yang telah memperoleh sertifikat ISPO; dan 25 lembar contoh sertifikat ISPO yang telah diterima para perusahaan perkebunan disampaikan Atase Pertanian untuk the Tokyo 2020,” ujar Sri.

READ  Akibat Covid-19, Pedagang Bunga Sekar di Kota Banjar Kehilangan Penghasilan - Aspiratif News

setelah melakukan desk review, lebih detail Sri menerangkan, gayung pun bersambut, the Tokyo 2020 mulai mendalami lebih jauh sertifikat ISPO untuk minyak sawit Indonesia.

Baca Juga: Mentan Ingin Bali Jadi Lokomotif Ekspor Pertanian

“Atas sokongan dan perjuangan yang sudah dikerjakan akhirnya berbuah manis, the Tokyo 2020 mengakui Sertifikat ISPO sebagai 1 dari 19 sertifikasi yang telah memenuhi Kode Sumber yang Berkelanjutan dalam pengadaan bahan baku untuk kayu, kertas, produk pertanian dan peternakan, pisang, kedelai, produk perikanan, serta minyak sawit untuk penyelenggaraan Tokyo Olympic and Paralympic Games 2020,” ungkap Sri.

Walaupun Pelaksanaan Tokyo Olympic and Paralympic Games 2020 ditunda, awalnya akan dihelat tanggal 24 Juli – 9 Agustus 2020, jadi 23 Juli – 8 Agustus 2021 karena pandemi Covid-19, Sri mengakui optimistis bahwa capaian ini memberi harapan bagi Indonesia dalam meneruskan perjuangan diplomasi sawit tidak saja di Jepang, akan tetapi juga di kancah dunia.

“Waktu Jepang dapat menerima suatu produk dari Indonesia, separuh negara di dunia akan melakukan hal yang sama karena standar yang diterapkan Jepang amat tinggi,” katanya.

READ  Gandeng Lesbumi, Pemkab Jember Bumikan Shalawat - Aspiratif News

Legitimasi the Tokyo 2020 menurutnya jadi berkah dan penyemangat Pemerintah Republik Indonesia dalam memperoleh legitimasi dari Pemerintah Jepang ke sertifikat ISPO minyak sawit Indonesia sebelum pemberlakukan skema Feed-in Tariff pada pengadaan bahan baku bahan bakar terbarukan mulai 1 April 2021 nanti. The Tokyo Organising Committee of the Olympic and Paralympic Games Ialah komite yang dibentuk oleh Komite Olimpiade Jepang (Japan Olympic Committee) berbarengan Pemerintah Metropolitan Tokyo semenjak 24 Januari 2014 sebagai yayasan untuk mengelola kepentingan umum dan jadi satu-satunya organisasi yang diakui Pemerintah Jepang untuk menyelenggarakan Olimpiade. Oleh karena itu, pengakuannya cukup mewakili pandangan umum. ((RO/OL-10)


Indonesia Pasok Kebutuhan Pangan Ajang Olahraga Dunia – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *