Connect with us

Sport

Ini Kelemahan Marc Marquez MotoGP

Published

on

JAKARTA, ASPIRATIF.com – Chicho Lorenzo, ayah mantan juara MotoGP Jorge Lorenzo, menilai Marc Marquez punya karakter terbaik. Namun, Marquez juga punya kelemahan yang bisa merugikan.

Superstar MotoGP itu memenangi enam titel juara dunia dalam tujuh musim sejak debut di kelas premier pada 2013. Sayang sekali, patah tulang lengan yang dialami Marquez pada awal 2020 memaksa dia absen di sisa musim lalu menjadi titik balik di dalam kariernya.

Setelah Marquez comeback, Honda gagal kompetitif. Pada prosesnya, Marquez akhirnya “menyerah” usai menciptakan rekor jatuh di sepanjang musim 2023. Karena ingin kompetitif lagi, juara dunia balap motor delapan kali itu, menyeberang ke Gresini Racing, tim satelit Ducati.

Chicho Lorenzo, yang juga memiliki sekolah balap motor di Spanyol, menilai Marc Marquez mempunyai karakter yang mirip dengan rider legendaris Mick Doohan. Akan tetapi, Marquez juga punya kelemahan yang berkaitan dengan pendekatannya.

Advertisement

“Ada banyak hal tentang Marc yang saya kagumi dan hal-hal lain yang saya sama sekali tidak menyukainya,” ucap Chicho Lorenzo dikutip Corsedimoto. “Dalam hal karakter, dia itu contoh terbaik yang pernah ada di dalam olahraga ini, seperti Mick Doohan, yang pernah nyaris kehilangan kaki, tapi kemudian pulih untuk memenangi lima juara dunia.”

“Jika anda tidak punya karakter, anda tidak akan sukses. Sedangkan untuk Marc, kita sudah melihat penurunannya di 2020. Di balapan pertama di Jerez, dia sangat superior di mana dia bahkan bisa juara tanpa berusaha. Namun dia ingin menunjukkan dan langsung membuat perbedaan besar. Kemudian dia ingin berusaha untuk kembali di pekan berikutnya. Dia membuat serangkaian keputusan yang tidak membantu pemulihannya.”

“Kelemahan Marc itu adalah cara dia memahami kejuaraan ini, selalu jatuh. Pada tahun lalu dia menciptakan rekor kecelakaan, bahkan di tahun-tahun sebelumnya dia banyak sekali jatuh. Padahal apa pertaruhan dia di 2023? Tidak ada. Nol. Dia tahu bagaimana motornya dan kemudian dia pergi ke Ducati.”

See also  Messi Menjadi Pemain Pria Terbaik FIFA 2022

“Semua orang paham bahwa Honda tidak kompetitif, dan dia jatuh dua puluh sembilan kali. Jadi, di mana batas dia? Di sini saya melihat masalah Marc. Jika dia tidak rileks, dia bisa terluka,” Chicho Lorenzo menyimpulkan tentang Marc Marquez.

Source: Detikcom

Advertisement

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *