presiden-ke-2-soeharto-1_169.jpeg

Ini Keppres Soeharto yang Serahkan TMII Dikuasai Yayasan Harapan Kita

Diposting pada
Presiden ke-2 Soeharto 1169 Inilah Keputusan Presiden Soeharto yang menyerahkan TMII kepada Yayasan Harapan Kita

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 19/2021 yang mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari keluarga Soeharto di Tanah Air. Sebelumnya, TMII dijalankan oleh keluarga Soeharto sejak tahun 1977.

Hal itu sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 51 tahun 1977 yang ditandatangani pada 10 September 1977.

“Penguasaan dan pengelolaan Taman Mini sebagaimana dimaksud pada diktum PERTAMA diserahkan kepada Yayasan Harapan Kita”, demikian bunyi Diktum Kedua Perpres No. 51/1977, dikutip detik.com, Rabu (3/7/2021).

Berikut isi lengkap Keppres 51/1977:

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 1977

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Perhatikan:

Presentasi naskah Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta oleh Yayasan Harapan Kita kepada pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 20 April 1975.

Menimbang:

bahwa untuk menjamin status kepemilikan dan pengelolaan Taman Mini perlu dibentuk DPR.

Dalam pandangan:

Pasal 4 ayat (1) UUD 1945.

UNTUK MEMUTUSKAN:

PERTAMA:

Taman Mini “Indonesia Indah” terletak di Kecamatan Kelurahan Bambu Apus, Dukuh, Lubang Buaya dan Ceger, Kramat Jati dan Pasar Rebo, di wilayah Jakarta Timur, di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, seluas 120 (seratus dua puluh) hektar dan seluruh bangunannya adalah milik negara Republik Indonesia.

Baca Juga :  Laporan Kerumunan Jokowi Ditolak, Munarman Meradang

KEDUA:

Penguasaan dan pengelolaan Taman Mini sebagaimana dimaksud dalam diktum PERTAMA diserahkan kepada Yayasan “Harapan Kita”.

KETIGA:

Yayasan “Harapan Kita” memiliki tugas dan kewajiban untuk:

a) Merawat dan memelihara Taman Mini dengan sebaik-baiknya dan memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk kemaslahatan bangsa dan negara Indonesia. b) Secara berkala menyampaikan laporan pelaksanaan dan hasil pengelolaan Taman Mini kepada Presiden

KEEMPAT:

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Berlokasi di Jakarta

10 September 1977

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

sgd

SOEHARTO

Siapakah pengurus Yayasan Harapan Kita? Berikut para administratornya:

Pelatih

Soehardjo

Bambang Trihatmodjo (Putra ketiga Soeharto-red)

Dr. Rusmono

Presiden

Hj. Hardiyanti Indra Rukmana (anak pertama Soeharto) website

Presiden

Sigit Harjojudanto (putra kedua Soeharto) Sekretaris

Tubagus Sulaeman

Wakil Bendahara

Sri Moempoeni

Kepala pengawas

Indra Rukmana (Suami Siti Hardiyanti / Menantu Soeharto-red))

Issantoso

Dewan Komisaris TMII

Presiden

Prof. Dr. Bambang Wirabarta

Anggota

Drs. Rizal Basri

Bambang Parikesit, SH.MM

Prasetyono, MA

Maliki Mift, SIP.MH

sekretaris

Ir. Suherman

Manajemen TMII

Baca Juga :  Khawatir Wacana Revisi UU ITE, Habib Muannas: Jangan Kebablasan, Lebih Baik Diperketat!

Direktur Utama

Drs. Tanribali Lamo, SH.

manajer umum

Drs. Taufik Sukasah, M.SI.

Direktur Operasi dan Pengembangan

Drs. Maulana Cholid

Direktur penelitian, pengembangan dan kebudayaan

Putu Supadma Rudana, MBA.

Oleh karena itu, oleh Jokowi, Perpres tersebut dicabut dengan dikeluarkannya Perpres no. 19/2021.

“Dengan ditetapkannya penguasaan dan pengelolaan Tg.man Mini Indonesia Indah oleh Kementerian Sekretariat Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, maka penguasaan dan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah oleh Yayasan Harapan Kita berdasarkan Keputusan Presiden. 51 Tahun 1977 dinyatakan selesai “, menyebutkan pasal 2 ayat 1. Keputusan Presiden no. 19/2021 ditandatangani Jokowi pada 31 Maret 2021 dan diundangkan oleh Menkumham Yasonna Laoly pada 1 April 2021. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *