ANies-Riza-696x436.jpg

Innalillah! Anak Buah Anies Bungkam atas Dugaan Pelecehan Seksual di Balai Kota

Diposting pada
Anies Baswedan. / Instagra / @bangariza

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pejabat publik (PNS) di kantor Gubernur Anies Baswedan, Balaikota DKI Jakarta dipicu di media sosial. Namun, tidak ada pejabat lokal yang berbicara tentang masalah tersebut.

Dugaan pelecehan seksual ini dipimpin Kepala Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Blessmiyanda. Bless kini sudah dinonaktifkan dari jabatannya karena harus menjalani pemeriksaan di inspektorat DKI.

Dikutip Suara.com di Pemprov DKI (Pemprov), Bless diperiksa inspektorat terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan terhadap bawahannya sendiri. Tindakan asusila ini bahkan pernah dilakukan dalam setahun terakhir.

Lebih lanjut, para korban yang disebut sebagai narasumber seringkali ditemukan bekerja di luar kamp kerja paksa. Para korban juga diawasi secara khusus oleh Bless at work.

Saat ditanya perihal kasus dugaan pelanggaran etika pegawai negeri sipil (PNS), Bless enggan menjawab.

“Saya tidak bisa menjawab materi (ujian),” kata Bless saat dikonfirmasi Suara.com.

Saat diminta mengusut lebih jauh kasus pelecehan seksualnya, Bless belum membahasnya. Dia hanya mengaku tidak tahu.

Baca Juga :  Soal Polemik Demokrat, 21 Kelompok Relawan Jokowi Kecam Bambang Widjojanto

“Saya tidak tahu,” jelasnya.

Inspektur Syaefuloh Hidayat membenarkan bahwa Bless diinterogasi atas dugaan pelecehan seksual.
Namun, Syaefuloh tidak menyelidiki penyebab ujian Bless tersebut. Dia mengatakan pelecehan seksual adalah bagian dari materi ujian.

“Ini materinya (ujian),” kata Syaefuloh saat ditemui di Balaikota, Rabu (25/3/2021).

Saat ditanya lebih lanjut, Syaefuloh enggan menjelaskan detailnya. Dia mengaku terburu-buru menunggu rapat pimpinan gabungan dengan Gubernur Anies Baswedan.

“Aku akan cepat bersih-bersih nanti,” katanya.

Bahkan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maria Qibyta malah tak mau angkat bicara saat mencoba menghubungi Suara.com. Pesan singkat tidak dibalas dan panggilan tidak dijawab.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku tidak mengetahui pemeriksaan Bless di Inspektorat.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *