Anies-b.jpeg

Innalillah! Anies Ubah Batas Gaji Beli Rumah DP Rp0 Jadi Rp14 Juta, DPRD DKI: Pembohongan Publik!

Diposting pada
(ANTARA FOTO / Aditya Pradana Putra).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan telah mengubah batasan gaji untuk membeli rumah dengan skema uang muka alias DP nol rupee. Plafon dinaikkan dari Rp7 juta menjadi Rp. 14,8 juta.

Menurut Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, program DP Rp 0 itu tipu muslihat.

“Ini namanya penipuan. Awalnya program ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan hunian yang layak, namun pada kenyataannya pelamar harus memenuhi persyaratan yaitu berpenghasilan Rp 7 juta ke atas.” Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

Artinya, program DP 0 rupee bukan untuk warga MBR, apalagi saat ini kebutuhan meningkat menjadi Rp 14 juta, tambahnya.

Gembong juga mempersoalkan program DP Rp 0, apalagi dengan peningkatan pagu pendapatan MBR. Gembong mempertanyakan sikap parsial Pemprov DKI Jakarta.

“Untuk siapa program ini? Jadi di mana kamu mendukung MBR?” Tanya bos.

Gembong mengatakan, kenaikan pagu pendapatan MBR untuk program DP DPR Rp.0 tidak pernah dibahas di DPRD DKI. Menurut Gembong, tidak ada warga negara kelas bawah yang berpenghasilan Rp 14 juta.

Baca Juga :  [Video]: Pertama Kali, AS Rilis Rekaman Video Serangan Rudal Iran ke Ain Assad

“Tidak (pernah dibahas di DPRD). Ini domain BUMD yang sudah mendapat penugasan,” imbuhnya.

Sebelumnya, batas penghasilan maksimal MBR dalam program DP DPR ditingkatkan dari Rp7 juta menjadi Rp14 juta. Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria mengatakan regulasi baru sudah menjadi pertimbangan.

“Ya sudah dihitung,” kata Riza kepada YPKP Perguruan Tinggi Islam Modern, Jalan Raya Pondok Karya Pembangunan RT 001 RW 008, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (15/3).

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *