Iran-dan-China-Jalin-Perjanjian-Kerjasama-25-Tahun.jpg

Iran dan China Jalin Perjanjian Kerjasama 25 Tahun

Diposting pada

Teheran, Warta Batavia – Menlu Iran dan China menandatangani perjanjian kerjasama bilateral untuk jangka waktu 25 tahun dalam upacara di Teheran yang disiarkan langsung oleh televisi Iran pada Sabtu (27/3).

Kantor berita Iran mengutip Menteri Luar Negeri China Wang Yi yang mengatakan: “Hubungan kami dengan Iran tidak akan terpengaruh oleh situasi saat ini, tetapi akan permanen dan strategis.”

Dalam pertemuan yang juga diadakan untuk memperingati 50 tahun hubungan Iran-China, Yi memuji Iran, dengan mengatakan: “Iran membuat keputusan secara independen dari negara lain, dan tidak seperti beberapa negara, yang mengubah sikap hanya karena percakapan telepon. ”

Pihak China menekankan pentingnya kerja sama ini dalam kerangka kemitraan strategis yang komprehensif.

Di sisi lain, dalam pertemuan tersebut, anggota Dewan Kesejahteraan Negara Iran Ali Larijani menanggapi pernyataan Yi.

“Republik Islam Iran membangun hubungan dengan negara lain secara mandiri. Berbeda dengan beberapa negara, Iran tidak mengubah sikapnya karena telah menerima kontak telepon dari pihak luar, ”ujarnya.

Baca Juga :  1.062 Polsek Kini Tidak Bisa Lakukan Penyidikan

Presiden Iran Hassan Rouhani dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China menyebut hubungan bilateral “penting dan strategis bagi Iran” dan memuji tekad kedua negara untuk menjalin hubungan jangka panjang dan mengembangkan kerja sama bilateral di semua bidang politik dan ekonomi.

Ia menambahkan, kesamaan Iran dan China dalam berbagai isu internasional menjadi indikasi kuat hubungan baik kedua negara.

Rouhani mengapresiasi posisi China yang selama ini selalu mendukung Iran di berbagai forum internasional, termasuk dalam masalah kesepakatan nuklir di mana China juga menyalahkan unilateralisme Amerika Serikat dan sanksi-sanksinya terhadap Iran.

Dia mengatakan: “Kerja sama antara kedua negara dalam implementasi perjanjian nuklir dan dalam implementasi perjanjian perjanjian ini oleh negara-negara Eropa sangat penting dan dapat mengubah kondisi perjanjian saat ini.”

Rouhani memuji intensitas kerja sama dan gudang ekonomi Teheran-Beijing meskipun AS memberlakukan sanksi dan melancarkan perang ekonomi terhadap bangsa Iran. (mm / alalam / raialyoum)

Baca juga:

Iran: Diplomasi pasca-Trump Amerika tidak berubah

Sekali lagi, kapal Israel dilaporkan menerima serangan rudal Iran

Baca Juga :  Astaghfirulllah! Ustad NU Bongkar Kemesraan JNE dengan Ustad 212 Haikal Hassan

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *