Iran-Nyatakan-Mudah-Perkaya-Uranium-hingga-90.jpg

Iran Nyatakan Mudah Perkaya Uranium hingga 90%

Diposting pada

Teheran, Warta Batavia –  Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Behrouz Kamalvandi, menyatakan bahwa Iran dengan mudah mampu memperkaya uranium hingga kemurnian 90%.

“Tentu saja, teks undang-undang yang disetujui oleh Majelis Permusyawaratan Islam ialah bahwa Organisasi Energi Atom Iran dapat melakukan pengayaan uranium di atas 20% jika diperlukan, dan kami sedang mempelajari bidang-bidang lain,” ungkap Kamalvandi di sela-sela peringatan 40 hari gugurnya ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh, Kamis (7/1).

“ Seandainya hari ini kami memutuskan untuk memperkaya di atas 20% maka itu mudah saja, dan kami sedang mempelajari hal-hal yang diperlukan… Kami mempelajari kebutuhan negara kepada pengayaan di atas 20%.  Pengayaan uranium bukan satu-satunya bidang yang digeluti oleh industri-industri nuklir Iran, melainkan ada bidang-bidang lain,“ imbuhnya.

Dia menjelaskan, “Kami sedang membangun dua pembangkit listrik tenaga nuklir di bidang obat radiasi. Selain menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan di dalam negeri, kami mengekspor ke sekitar 11 negara, sementara Amerika Serikat (AS) –sayangnya- memberlakukan embargo pada perusahaan-perusahaan terpenting dengan anggapan bahwa kami akan menghadapi masalah, padahal kami mengekspor di bidang ini.”

Baca Juga :  Jokowi Perintahkan Mensos Risma-Kepala BNPB ke Lokasi Gempa Mamuju

Kamalvandi juga mengatakan, “Kami memiliki kemajuan yang sangat baik di berbagai bidang, termasuk kuantum dan laser, yang sama sekali tidak dapat dibandingkan dengan masa lalu. Ini adalah sesuatu yang diakui oleh laporan-laporan intelijen musuh kami dan mereka menganggapnya sebagai hasil kebijakan keliru mereka.”

Dia lantas mengatakan, “Dengan izin Allah, di masa mendatang kami akan memperlihatkan perkembangan lebih lanjut di bidang industri nuklir.” (mm/alalam)

Baca juga:

Iran Mengaku Sanggup Perkaya Uranium hingga 60%

Salahkan AS, Rusia Sebut Pengayaan Uranium 20% oleh Iran Tak Melanggar NPT

 

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *