Iran-Nyatakan-Paus-Fransiskus-Dapat-Berkunjung-ke-Irak-Berkat-Pengorbanan.jpg

Iran Nyatakan Paus Fransiskus Dapat Berkunjung ke Irak Berkat Pengorbanan Jenderal Soleimani

Diposting pada

Teheran, Warta Batavia – Menanggapi kunjungan pertama pemimpin Katolik dunia Paus Fransiskus ke Irak, seorang pejabat parlemen Iran, Dewan Islam Syura, mengatakan kunjungan itu adalah hasil perjuangan dan pengorbanan jenderal Iran yang terkenal dan legendaris Qasem Soleimani. dan rekan senegaranya di Irak, Abu Mahdi Al-Muhandis.

Hossein Amir-Abdollahian, asisten khusus Kepresidenan untuk Urusan Internasional Dewan Islam Syura, mengatakan bahwa jika bukan karena pengorbanan yang dilakukan oleh Jenderal Soleimani dan Al-Muhandis, Paus saat ini tidak akan bisa menginjakkan kaki di Irak.

“Setelah tiba di Baghdad, Paus Fransiskus tidak bisa begitu aman dan percaya diri tanpa pengorbanan Al-Muhandis, martir jenderal dan kontraterorisme Soleimani,” kata Amir-Abdollahian di Twitter tak lama setelah Paus Katolik tiba di Baghdad, ibu kota negara itu. Irak, saat kunjungan kepausan pada Jumat sore waktu setempat (5/3).

Selain menjadi kunjungan pertama Paus Fransiskus ke Irak, kunjungan 1.001 malamnya ke negara itu juga menandai kunjungan luar negeri pertamanya dalam 15 bulan. Pria berusia 84 tahun itu datang ke Irak untuk melestarikan komunitas Kristen kuno Irak dan mendukung kembalinya pengungsi Kristen yang diusir oleh teroris ISIS ketika gerombolan yang kejam dan brutal ini menguasai sebagian besar Irak.

Baca Juga :  Pro-Kontra Pemotongan 5 Hari Cuti Bersama 2021

Komandan Pasukan Qods Korps Pengawal Revolusi Islam, Jenderal Qassem Soleimani, berjasa membebaskan berbagai wilayah Irak dan Suriah dari pendudukan kelompok teroris, termasuk ISIS. Namun dia tewas bersama Wakil Komandan Pasukan Sukarela Irak Hashd al-Shabi, Abu Mahdi-al-Muhandis, dalam serangan pesawat tak berawak oleh pasukan AS di dekat bandara Baghdad Irak pada Januari 2020.

Menanggapi insiden tersebut, Iran berkampanye untuk pengusiran pasukan AS dari Irak dan menembakkan puluhan rudal yang menghancurkan Pangkalan Udara Ain Asad, yang diduduki oleh ribuan tentara AS di provinsi al-Anbar, di barat barat. Irak.

Selain itu, parlemen Irak mengesahkan RUU pengusiran pasukan asing dari Irak, namun hingga saat ini belum dilaksanakan oleh pemerintah Irak, sedangkan serangan rudal oleh berbagai kelompok Irak kerap menyasar pangkalan atau konvoi militer AS. (mm / mna)

Baca juga:

Pertama, dalam kunjungan ke Irak, Paus Fransiskus menyerukan diakhirinya kekerasan

Kataib Sayyid al-Syuhada: Kami bukan pelaku penyerangan terhadap Ayn al-Asad

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *