jema’ah Haji Cuma Melewati 1 Miqat untuk Ke-1 Kalinya dalam Sejarah – Aspiratif News

Jamaah Haji Hanya Melewati Satu Miqat untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah
Views: 2082
Read Time:1 Minute, 54 Second

jema’ah Haji Cuma Melewati 1 Miqat untuk Ke-1 Kalinya dalam Sejarah – Aspiratif News

Makkah, Aspiratif News

jema’ah yang akan melaksanakan ibadah haji tahun sekarang cuma melewati 1 miqat saja, yaitu Miqat Qarn al-Manazil. Ini Ialah yang ke-1 kalinya dalam sejarah. Miqat ialah istilah yang mereferensi untuk batas dari mana seorang jamaah wajib mulai berpakaian ihram—mempergunakan 2 lembar kain putih tanpa jahitan.


Sebagaimana diketahui, Nabi Muhammad memilih 4 miqat (batas) untuk para jamaah yang Datang dari seluruh wilayah di dunia untuk melakukan ritual haji dan umroh. Adapun Khalifah Umar bin Khattab menambahkan 1 miqat lagi, sehingga totalnya jadi 5. 5 miqat itu mewakili ritual ke-1 ibadah haji. 


Qarn al-Manazil, satu-satunya miqat yang akan dilalui oleh para jamaah haji tahun sekarang, terletak di timur laut Makkah. Qarn al-Manazil Ialah miqat bagi orang-orang Najd dan biasanya jadi miqat bagi jamaah yang Datang dari negara-negara Teluk dan Asia Timur waktu ini. Miqat ini mengacu untuk pada gunung kecil yang membentang ke utara dan selatan dengan air mengalir di ke-2 sisi. 

READ  Teks Lirik Da'uni-Da'uni - Arab, Latin Beserta Artinya


jema’ah yang melaksanakan haji tahun sekarang dibatasi cuma seribu orang—ada juga yang menyebut 10 ribu- karena adanya pandemi Covid-19. dilansir website Arab News, Ahad (26/7), para jamaah diinginkan ke ke Qarn al-Manazil karena maqat ini Ialah yang terdekat ke Makkah. Di miqat ini Ada Masjid al-Sail al-Kabir, sebuah bagian masjid terbesar di wilayah Kerajaan dan dilengkapi dengan Fasilitas modern.


Seorang profesor sejarah dan peradaban di Universitas Umm al-Qura di Makkah, Adnan Al-Sharif, menerangkan bahwa Miqat Qarn al-Manazil terkait dengan kehidupan Nabi Muhammad. Selama pengepungan Thaif, Nabi Muhammad melewati tempat itu. 


“Menurut beberapa novel sejarah, Nabi melewati ‘Qarn’ yang artinya Qarn Al-Manazel,” katanya. 


Para sejarawan meyakini bahwa sejauh sejarah Miqat Qarn al-Manazil juga melayani orang-orang yang Datang dari arah lainnya. Sultan ke-45 dari Dinasti Mamluk, al-Ghuri, menerangkan, Qarn al-Manazil Ialah miqat bagi rakyat Yaman dan Thaif. Sementara, Qadi Ayyad, seorang sarjana hukum Maliki terkenal di Zaman Keemasan Islam (800-1258), menyebutnya dengan Qarn al-Thaalib dan Ialah miqat rakyat Najd. 

READ  Kapolda Jateng Menyebut Banser Mitra Strategis Kepolisian - Aspiratif News


Pewarta: Muchlishon

Editor: Fathoni Ahmad

jema’ah Haji Cuma Melewati 1 Miqat untuk Ke-1 Kalinya dalam Sejarah – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *