presiden-bersama-sejumlah-menteri-dan-kapolri-bertemu-dengan-pegiat-reforma-agraria-youtube-sekretariat-presiden-1_169.jpeg

Jokowi Kembali Bertemu Pegiat Reforma Agraria, Bahas Solusi Sengketa Tanah

Diposting pada

Pemerintah berkomitmen menjalankan program reforma agraria agar manfaatnya dirasakan masyarakat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu pegiat agraria untuk mengetahui persoalan di lapangan sekaligus mencari solusinya.

“Ini agar betul-betul nanti bisa terealisasi sehingga masalah-masalah yang berkaitan dengan reforma agraria bisa mengalami percepatan dan akselerasi dalam menyelesaikan (persoalan) yang belum-belum,” ujar Jokowi saat memberikan pengantar seperti dalam keterangan yang diterima dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (3/12/2020).

Selepas pertemuan, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengatakan pemerintah dan para pegiat reforma agraria berupaya mencapai titik temu dan mencari solusi bagi persoalan atau kendala yang dihadapi di lapangan.

“Siang hari ini Presiden telah mengumpulkan beberapa menteri yang berkaitan dengan reforma agraria dan diikuti oleh teman-teman dari LSM. Presiden tadi telah meminta bagaimana mengurai berbagai persoalan itu dengan menentukan yang pertama adalah mencari persoalan-persoalan yang menjadi prioritas dan yang kedua menggunakan timeline dengan target tertentu,” ujar Moeldoko selepas pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga :  Gereja-gereja Dibakar dalam Demo Besar di Chile

Dia menegaskan Presiden Jokowi memiliki kepedulian dan semangat kuat untuk membuat program reforma agraria tersebut dapat terus berjalan untuk memperjuangkan keinginan masyarakat.

“Presiden sangat concern dan memiliki semangat yang kuat untuk membuat reforma agraria betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat dan berbagai upaya itu telah dilakukan secara nyata,” ujar Moeldoko.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan A Djalil, menerangkan pihaknya akan segera melakukan identifikasi terkait dengan semua hal yang dibicarakan antara pemerintah dan para pegiat dalam pertemuan itu. Nantinya, pihaknya akan menyusun prioritas kerja untuk menyelesaikan hal-hal yang dapat segera diselesaikan terlebih dahulu.

“Kita akan identifikasi. Mana yang paling mudah kita selesaikan akan kita selesaikan sesegera mungkin sehingga begitu selesai ini kita punya kepercayaan diri dan menjadi model untuk menyelesaikan hal lain,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, mengungkapkan bahwa pemerintah berkomitmen menjalankan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan (PPTKH) untuk mempercepat reforma agraria melalui legalisasi objek agraria di kawasan hutan.

Baca Juga :  PCINU China: Isu Penghancuran Masjid di Xinjiang Belum Gamblang Kebenarannya

Dalam pertemuan ini, turut hadir Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kapolri Jenderal Idham Azis. Sementara para pegiat yang hadir adalah Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Siti Fikriyah, Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria Dewi Kartika, Ketua Badan Registrasi Wilayah Adat Kasmita Widodo, dan Sekretaris Umum Serikat Petani Indonesia Agus Ruli.

Sebelumnya, pada Senin (23/11), Jokowi juga menggelar pertemuan dengan para pegiat reforma agraria tersebut. Selain keempatnya, saat itu hadir pula Direktur Eksekutif Akatiga Nurul Widyaningrum, Manajer Regional Papua dan Papua Barat World Resources Institute (WRI) Indonesia Julia Kalmirah, Sekretaris Jenderal Aliansi Petani Indonesia (API) M. Nuruddin, dan Ketua Harian DPP Koalisi Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *