030731300_1615374739-IMG-20210310-WA0084.jpg

Jokowi Minta Seluruh Pelayan Toko di Mal Divaksinasi Covid-19

Diposting pada
030731300 1615374739 IMG 20210310 WA0084 Jokowi meminta seluruh karyawan toko di pusat perbelanjaan divaksinasi Covid-19

Presiden Jokowi ingin semua pramusaji di toko-toko di mal dan merchant mendapat suntikan vaksin Covid-19. Jokowi berharap vaksinasi massal bagi pelaku ekonomi dapat menekan penyebaran virus corona di Indonesia.

Hal itu disampaikan Jokowi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi operator komersial di Grand Indonesia, Jakarta pada Senin (5/3/2021). Ia tampil didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Dengan cara ini semua pemilik toko dan mereka yang bekerja di kawasan komersial, pusat perbelanjaan sudah divaksinasi. Kami berharap bisa memperlambat pengurangan dan pemberantasan penyebaran Covid-19,” jelas Jokowi di sela-sela siaran. di Youtube Sekretariat Presiden.

Karyawan pusat perbelanjaan menjadi prioritas utama untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Hal ini dikarenakan mereka memiliki mobilitas yang tinggi dan sering berinteraksi dengan masyarakat.

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap disiplin terhadap tata tertib kesehatan bahkan setelah vaksinasi. Secara khusus, kenakan masker saat bepergian.

“Saya juga ingin terus mengajak kita semua kemana-mana, selalu dulu selalu pakai masker. Pakai topeng, pakai masker,” ujarnya.

Baca Juga :  Basarnas Perpanjang Proses Evakuasi Sriwijaya Air SJ182 Selama 3 Hari

Seperti diketahui, pada 13 Januari 2021, program vaksinasi di Indonesia dimulai, di mana Jokowi menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Sinovac. Pada tahap awal, vaksinasi menjadi prioritas bagi 1,5 juta petugas kesehatan.

Selain itu, vaksinasi Covid-19 tahap kedua diberikan kepada petugas layanan publik dan lansia (lansia) yang berusia di atas 60 tahun. Aparatur pelayanan publik yang dimaksud adalah damkar, BPBD, BUMN, BUMD, BPJS, Lurah atau perangkat desa.

Prioritas Pedagang Pasar

Pada tahap kedua ini, selain pejabat layanan publik dan lansia, pemerintah juga memprioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi para pedagang, pendidik (guru, dosen, pendidik), pemuka agama, dan penyuluh. Oleh karena itu, perwakilan masyarakat, pejabat pemerintah dan pejabat publik, petugas keamanan, pejabat pariwisata, hotel, restoran, atlet, dan pekerja angkutan umum.

Pemerintah menargetkan sebanyak 181,5 juta warga Indonesia mengikuti program vaksinasi Covid-19 untuk mendapatkan imunitas kawanan atau imunitas sendi. Jokowi sendiri menginginkan program vaksinasi selesai pada 2021.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah orang yang menerima dosis pertama vaksin COVID-19 sebanyak 12.457.164 orang per Minggu, 2 Mei 2021 setelah bertambah 13.901 orang. Sedangkan 7.678.485 orang mendapat dua dosis vaksin, setelah bertambah 7.678.485 orang.

Baca Juga :  Zulhas: Pencabutan Lampiran Investasi Miras Bukti Jokowi Dengar Kritik

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *