menteri-pupr-basuki-hadimuljono-bersama-wali-kota-solo-gibran-rakabuming-raka-meninjau-taman-balekambang-sabtu-2732021_169.jpeg

Jokowi Perintahkan Menteri PUPR Revitalisasi Balekambang Solo

Diposting pada

Calon lain untuk proyek pemerintah pusat yang akan digarap di Solo, yaitu Taman Balekambang. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo untuk merevitalisasi sebuah pusat budaya.

Taman Balekambang saat ini menjadi tempat wisata di Solo. Selain bisa menikmati suasana hutan kota, Taman Balekambang juga menawarkan hiburan seni budaya yaitu ketoprak dan sendratari Ramayana.

Dalam kunjungannya bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ke Taman Balekambang, Basuki mengaku masih menjalani peninjauan terhadap tempat tersebut. Pemugaran tersebut dilakukan sebagai dasar baginya untuk membuat desain baru untuk taman Balekambang.

“Perintah presiden adalah membuat pusat budaya Jawa. Saya ingin menerjemahkan tatanan itu. Ini semangat yang kita cari,” kata Basuki di sela-sela kunjungannya ke Balekambang, Sabtu (27/3/2021).

Menurutnya, mendesain pusat budaya akan memakan waktu lebih lama. Ia juga masih harus berbicara dengan kaum humanis agar revitalisasi bisa optimal.

“Enggak gampang. Membangun jembatan dan tol itu jauh lebih mudah. ​​Ini kan budaya. Harus ada perasaan, harus bicara dengan budayawan untuk bicara soal rasa,” ucapnya.

Baca Juga :  Israel Sebut Mesir sebagai Sekutu Strategis Tel Aviv

Namun sebagai gambaran, kata Basuki, Balekambang masih akan membuka kawasan hijaunya. Revitalisasi tersebut dilakukan antara lain untuk menghidupkan kembali suasana pertunjukan ketoprak dan Ramayana.

“Mustahil untuk mengubah area botani yang begitu indah menjadi kota. Kita harus menjaganya, tapi kita bisa menggunakannya sebagai pusat budaya. Kalau ketoprak dan Ramayana bisa nonton barulah kita coba revitalisasi nanti. agar tetap hidup., sebagai pusat budaya, “ujarnya.

Adapun tujuan pengembangannya, kata Basuki, akan dimulai tahun depan. Anggaran tidak dapat diperkirakan.

“Mungkin tahun depan kita mulai. (Anggaran) belum ada master plan, akan kita pelajari dan akan saya sampaikan dulu ke tutor kalau saya setuju. Karena enggak mudah bicara budaya,” ujarnya.

Basuki juga meninjau proyek Pasar Legi, Solo. Basuki mengatakan, proyek tersebut bisa diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat dari target sebelumnya.

“Kontraknya sampai November 2021, tapi kalau dilihat progresnya sekarang sudah mencapai 25 persen, targetnya 20 persen, bisa lebih cepat 5 persen dari perkiraan,” kata Basuki kepada wartawan.

Baca Juga :  Waspadalah! Tokoh Eks Jamaah Islamiyah Bongkar Tiga Cara Mudah Merekrut Remaja Menjadi Teroris

Basuki menambahkan, pihaknya juga mengimbau agar proyek 104 miliar rupiah itu selesai lebih cepat dari target.

“Saya minta lebih cepat (selesai), walikota minta akhir September, tapi saya tawarkan akhir Oktober. Mudah-mudahan lebih cepat,” ujarnya.

Dengan kemajuan tersebut, Basuki berharap pada Oktober 2021 proyek Pasar Legi sudah selesai sehingga pedagang bisa segera menempatinya.

“Jadi paling lambat Oktober akan kami selesaikan, agar pedagang yang saat ini berada di area darurat bisa masuk ke pasar Legi lebih cepat,” ujarnya. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *