Jokowi-Sebut-Indonesia-Tidak-Impor-Beras-3-Tahun-Cek-Faktanya.jpg

Jokowi Sebut Indonesia Tidak Impor Beras 3 Tahun, Cek Faktanya

Diposting pada

Tribunkaltim.co

Jakarta, Warta Batavia–Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia sudah hampir tiga tahun tidak mengimpor beras. Juga dipastikan bahwa tidak akan ada lagi impor hingga Juni 2021.

Hal itu dilakukan menanggapi kontroversi impor beras belakangan ini.

“Saya yakin hingga Juni 2021 belum ada beras impor yang masuk ke negara kita, Indonesia. Kita tahu sudah hampir tiga tahun sejak kita mengimpor beras,” kata Jokowi dalam jumpa pers virtual, Jumat (26/3). dikutip dari konferensi pers. CNN Indonesia.

Jokowi menegaskan, beras petani akan diserap Perum Bulog. Pihaknya juga akan memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani membantu menyerap anggaran.

“Saya tahu Indonesia sudah memasuki musim panen dan harga beras untuk petani belum sesuai ekspektasi. Oleh karena itu, saya minta agar debat impor beras segera dihentikan,” kata Jokowi.

Lihat fakta BPS

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia terus mengimpor beras dari tahun 2000 hingga 2019.

Hanya saja, sudah beberapa tahun Indonesia mengimpor beras secara masif hingga jutaan ton dan sebaliknya hanya ratusan ribu ton.

Baca Juga :  Risma Akan Bersih-bersih Kemensos: Berat, Tapi Harus Saya Lakukan

Laporan dari KompasMenurut data BPS, impor beras skala besar terakhir terjadi pada 2018. Saat itu, Indonesia mengimpor 2.253.824 ton beras pada 2018. Jumlah tersebut setara dengan $ 1,037 miliar. Setelah itu tidak ada lagi impor besar-besaran.

Jumlah beras yang diimpor pemerintah turun drastis pada 2019. Selama 2019, Indonesia mengimpor 444.508 ton beras atau setara $ 184,2 juta. Pada 2019, impor beras Pakistan merupakan yang terbesar dibanding negara lain yaitu sebesar 182.564 ton.

Setelah Pakistan, impor beras dari Myanmar menempati urutan kedua dibandingkan negara lain, dengan total 166.700 ton.

Sementara di negara lain yang sering mengimpor beras, Thailand dan Vietnam, pasokan menurun pada 2019. Indonesia hanya mengimpor 33.133 ton beras dari Vietnam dan 53.278 ton dari Thailand pada 2019.

Kontroversi impor beras menjadi sorotan sejak diketahui pemerintah ingin membuka impor beras 1 juta hingga 1,5 juta ton dalam waktu dekat. Rencana itu diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

Airlangga beralasan hal itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan internal agar harga bisa tetap terkendali. (ra / kompas / cnn)

Baca Juga :  PPATK Ungkap Ada Transfer Lintas Negara ke Rekening FPI

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *