Jokowi Sudah Restui dan Tanda Tangani Aturan Mobil Listrik

JAKARTA – Akhirnya ‘restu’ Presiden Joko Widodo Masalah mobil listrik di Indonesia sudah turun. Aturan Masalah mobil ramah lingkungan ini sudah ia teken.

Bakda meresmikan gedung baru Sekretarian ASEAN di Jl. Sisingamangaraja, Jakarta, pada Kamis (8/8/2019), pertanyaan Masalah aturan mobil listrik jadi bagian topik yang ditanyakan awak media massa ke Jokowi. Ia, seperti dikutip dari situs legal Sekretariat Kabinet, lalu mengakui telah menandatanganinya baru-baru ini, tepatnya pada Senin 5/8/2019) kemarin.

Sekadar Mengingatkan, aturan yang disebut sebagai regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) ini sudah disusun bertahun-tahun dan berisi di antaranya insentif pajak agar harga mobil hybrid dan mobil listrik dapat lebih terjangkau. Di sela-sela ekshibisi GIIAS 2019 pada akhir Juli, Menteri Keungan Sri Mulyani sempat menerangkan aturan akan diumumkan Jokowi dalam waktu tidak lama.

Aturan akan terdiri dari Peraturan Presiden (Perpres) sebagai payung hukum Utama dan Peraturan Pemerintah (PP) yang menjabarkan lebih detail. Pada 2025, produksi mobil listrik ditargetkan mencapai 20 % dari total produksi mobil nasional.

Jokowi berkeinginan dengan adanya regulasi berbentuk Perpres tersebut industri otomotif cepat merancang dan membangun industri mobil listrik Indonesia. Ia menyadari hal tersebut tidak mungkin setahun, 2 tahun, 3 tahun karena mesti melihat pasar, pembeli, dan harga jual yang sekarang ini nyaris 40 % lebih mahal dari mobil konvensional.

“Kita tahu 60% mobil listrik itu kuncinya ada di baterainya dan bahan untuk membikin baterai, kobalt, mangan dan lain-lainya itu ada di negara kita, sehingga strategis bisnis negara ini dapat kita rancang agar nanti kita dapat mendahului membangun industri mobil listrik yang murah, yang kompetitif karena bahan-bahan ada di sini,” kata Jokowi, seperti dikutip dari situs legal Sekretariat Kabinet.

Adanya material baterai di Indonesia ia ingin dapat membikin harga mobil listrik dapat ditekan lebih murah tatkala mobil ini sudah diproduksi secara lokal. Tatkala itu, barulah mobil dengan teknologi baham bakar alternatif ini dapat lebih banyak beredar di jalanan. [Xan/Ari]

Joko Widodo Telah Restui dan Tanda Tangani Aturan Mobil Listrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *