Kalsel Gulirkan Jurus Pamungkas – Aspiratif News

Kalsel Gulirkan Jurus Pamungkas - Warta Batavia
Views: 16
Read Time:3 Minute, 22 Second

Kalsel Gulirkan Jurus Pamungkas – Aspiratif News

UPAYA terukur dan pendisip­linan warga menjalani protokol kesehatan sudah Dilakukan. walaupun sedemikian, hitungan total pasien baru covid-19 di Kalimantan Selatan terus tinggi. Pemerintah provinsi akhirnya memutuskan cepat menggelar tes usap massal.

“Ini jurus pamungkas untuk melawan pandemi. Koordinasi masih kami laukan menyangkut mekanisme, sasaran, petugas lapangan, logistik, dan Fasilitas,” ung­kap Wakil Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalsel, Roy Rizali Anwar, di Banjarmasin, kemarin.

Untuk itu, peningkatan kesanggupan alat tes dan penambahan ruang karantina jadi kunci. Waktu ini kesanggupan uji sampel usap di Kalsel sebanyak 1.200 sampel per hari dan dapat ditingkatkan jadi 2.000 sampel. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Universitas Andalas Padang, Sumatra Barat.

Adapun kesanggupan tempat karantina spesial di seluruh wilayah mencapai 2.000 ruangan.”Target kami tes usap untuk 10 ribu warga di 13 kabupaten dan kota. Tes mulai dari tingkat RT, puskesmas, RS, perkantoran, dan perusahaan,” tambahnya.

READ  Konser Amal Rhoma Irama Berhasil Kumpulkan Ongkos 771 Juta - Aspiratif News

Ia memperkirakan waktu ini masih ada ribuan warga Kalsel yang terinfeksi. “Tes usap akan memutus rantai penyebaran wabah.”

Di Makassar, Sulawesi Selatan, penjabat wali kota, Rudy Djamaluddin memutuskan untuk  memperpanjang penerapan pembatasan pergerakan lintas wilayah selama tujuh hari ke depan. “Ini langkah kami untuk melarang lonjakan penyebaran covid-19 waktu tingkat pergerakan masarakat tinggi pada Hari Raya Idul Kurban.”

Dikunci di rumah

Di Jawa Tengah, langkah-langkah strategis juga Dilakukan. Di Kabupaten Batang, misalnya, waktu 3 warga di Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, dinyatakan positif terjangkit, mereka langsung dikunci.

“Mereka tidak boleh keluar, tidak boleh menerima tamu selama 14 hari. Total ada 14 Famili yang wajib dikunci di rumah. Ke mereka, kami memberi sokongan Rp1 juta per Famili dan sembako,” kata Bupati Wihaji.

Sikap hati-hati untuk pendatang juga Dilakukan Pemkab Cilacap. Mereka sudah mempersiapkan 1.500 alat tes usap di wilayah tapal batas. “Kecuali untuk warga, tes juga berlaku bagi penduduk luar kota yang akan masuk ke Cilacap. 5 pos tapal batas sudah diaktifkan,” papar Kepala Dinas Kesehatan Pramesti Griana Dewi.

READ  BPJS Kesehatan: Belum Ada Rencanai Menaikan Iuran

Di Tegal, Wakil Wali Kota Muhammad Jumadi mulai mempersiapkan relawan mandiri covid-19. Relawan akan diisi perwakilan perusahaan, petugas medis, unsur pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan perbankan.

“Ini usaha kami mempertahankan Tegal sebagai zona hijau,” ujar Jumadi.

Para pedagang di pasar tradisional jadi perhatian di Palembang, Sumatra Selatan. Tim PKK provinsi yang dipimpin Febrita Lustia pun menebar alat pelindung diri untuk mereka.

“Kami bergerak di Palembang karena tingkat penjangkitannya masih tinggi. Kami peduli ke pasar karena masih jadi klaster paling rawan,” kata Febrita. (LN/AS/LD/JI/DW/RS/MY/PO/N-3)

 


Kalsel Gulirkan Jurus Pamungkas – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *