kapolri-sebut-tilang-elektronik-cegah-polisi-salah-gunakan-wewenang-vNVh4x8XMV.jpg

Kapolri Sebut Tilang Elektronik Cegah Polisi Salah Gunakan Wewenang

Diposting pada

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan peluncuran Penegakan Hukum Lalu Lintas Elektronik Presisi Nasional (ETLE) dapat meminimalisir penyalahgunaan wewenang, khususnya anggota polisi lalu lintas (Polantas) di lapangan.

Kapolri menjelaskan, program ELTE (tiket elektronik) merupakan bagian dari upaya aparat penegak hukum yang menggunakan teknologi informasi.

“Kami terus memperbaiki sistem agar penegakan hukum di jalanan tidak harus berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami sering mendapatkan keluhan terkait proses ticketing dari masyarakat yang berpotensi menyalahgunakan kewenangannya,” kata Listyo Sigit Prabowo di sela-sela acara. di sela-sela acara. Gedung NTMC Polres Jakarta Selatan, Selasa (23/3/2021).

Ia mengatakan ada 244 poin yang disiapkan pada fase pertama peluncuran ELTE pada 23 Maret 2021.

“Dengan ELTE ini, ke depan anggota kami akan mendapat tugas untuk melakukan penataan hanya jika terjadi kemacetan dimana masyarakat membutuhkan kehadiran Polri,” kata Listyo Sigit Prabowo.

Seperti diketahui, Selasa (23/3/2021) di berbagai wilayah Indonesia diluncurkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) 12 jalur atau 12 jalur tiket elektronik nasional Polda.

Baca Juga :  Duta Besar India Apresiasi Bantuan Tabung Oksigen dari Indonesia

Total ada 244 kamera ETLE yang tersebar di 12 jajaran Polda. Rinciannya, 98 poin Polda Metro Jaya, 56 poin Polda Jawa Timur, 21 poin Polda Jabar, 16 poin Polda Sulsel, 11 poin Polda Sulut, 10 poin Polda Jawa Tengah, 10 poin Polda Sumbar, 8 poin Polda Jambi, 5 poin Polda. Lampung, 4 poin Polda Yogyakarta, 4 poin Polda Riau, dan 1 poin Polda Banten. [okezone.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *