menag-yaqut-cholil-qoumas-mendatangi-gereja-katedral-makassar-ibnu-munsirdetikcom_169.jpeg

Ke Gereja Katedral Makassar, Menag Puji Kosmas yang Hadang Bomber

Diposting pada

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengunjungi gereja katedral, Makassar, di mana bom bunuh diri diduga dilakukan oleh pasangan suami istri dan memuji tindakan heroik Kosmas dalam menahan pelakunya. Yaqut meminta uskup menenangkan jemaahnya dan meminta jemaah tidak takut beribadah di gereja katedral.

“Kita semua berduka cita dan berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Saya sampaikan kepada uskup untuk menenangkan jamaahnya, beribadah seperti biasa, tidak perlu takut,” kata Yaqut usai mengunjungi gereja katedral. Makassar, Senin (29/3/2021).

Yaqut menegaskan bahwa tidak ada agama yang mengajarkan pengikutnya untuk melakukan kekerasan dan melakukan aksi teror. Umat ​​beragama di Indonesia harus bersatu untuk melawan kelompok teroris.

“Tentu tidak mudah, kita butuh kerjasama yang baik, kerjasama antar umat beragama, kerjasama dengan aparat keamanan, dengan media, yang akan membantu mencegah terjadinya tragedi kemanusiaan seperti yang terjadi kemarin,” ujarnya.

Yaqut juga meminta para pemimpin dan pemuka agama untuk menyerukan kepada jemaahnya untuk mengembalikan agama ke fungsinya.

Baca Juga :  Jerussalem Post Laporkan Kapan Saudi akan Umumkan Normalisasi Hubungan dengan Israel

“Fungsi agama untuk mengajarkan kasih sayang, tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan, tidak ada agama yang mengajarkan teror. Saya berharap nilai-nilai tersebut kembali dan terus diwariskan oleh pemuka agama kepada masyarakat dan jemaahnya. Dengan itu semoga Indonesia Anda menjadi yang terdepan. Makin tenang makin nyaman buat kita semua, ”ujarnya.

Selain meninjau Gereja Katedral, Yaqut mengaku akan mengunjungi para korban luka teror yang masih dirawat. Secara khusus, dia berterima kasih kepada petugas keamanan gereja katedral, Kosmas, karena mencegah pelaku bom bunuh diri memasuki gereja.

“Tanpa dia (menjaga pintu gerbang), saya kira akan lebih banyak (korban) yang harus kita tangani. Tapi alhamdulillah, kemarin ada teman-teman kita, saudara-saudara kita yang mencegah terjadinya terorisme. Bisa masuk. “, pungkasnya. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *