bom-696x392.jpg

Kecam Pelaku Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar, MUI: Itu Bukan Mati Syahid, Tapi Mati Sangit

Diposting pada
Ilustrasi

Ketua Komisi Dakwah Majelis Pusat Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, mengecam keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Jalan Kajaolalido, Kota Makassar, Ahad 28 Maret 2019, 2021 pagi.

Dia mengatakan teror semacam itu tidak boleh ditiru oleh siapa pun. Dia memastikan bahwa aksinya bukanlah mati syahid, melainkan kematian yang menyengat.

“Mengulangi setiap ada bom bunuh diri untuk mengutuk dan bersikeras tidak ada yang menirunya. Itu bukan mati syahid tapi kematian yang menyedihkan,” cuitnya seperti dikutip SerangNews.com dari akun Twitternya @cholilnafis pada Minggu, 28 Maret 2019. , 2019., 2021.

Dia juga menyerukan keamanan dan perdamaian bersama di Indonesia.

‘Kami menjaga keamanan dan perdamaian. Negara ini milik kita bersama dan peduli satu sama lain. Negara ini berdasarkan kesepakatan, “tambahnya.

Pada Ahad, 28 Maret 2021, diduga terjadi serangan bunuh diri di Katedral Jalan Kajaolalido, Kota Makassar.

Dalam video yang beredar, sepeda motor bekas bunuh diri pertama itu terlihat terbakar.

(Warta Batavia)

Baca Juga :  Terbongkar, Upaya Pemindahan Teroris dari Kamp al-Haul Suriah ke Irak

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *