direktur-jenderal-guru-dan-tenaga-kependidikan-iwan-syahril_169.jpeg

Kemendikbud: Guru Tetap Ada di Formasi CPNS, 2021 Kita Fokus PPPK

Diposting pada

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbub Iwan Syahril memastikan profesi guru akan tetap ada di formasi CPNS. Lalu kenapa guru tidak masuk pada formasi CPNS 2021?

“Perlu kami luruskan bahwa formasi CPNS guru tetap akan ada. Sekali lagi, formasi CPNS guru tetap akan ada,” tegas Iwan dalam diskusi virtual Kemendikbud yang disiarkan live di YouTube Kemendikbud, Selasa (5/1/2021).

Iwan mengatakan alasan guru tidak ada dalam formasi CPNS tahun ini adalah Kemendikbud ingin fokus ke rekrutmen PPPK. Dia berharap formasi PPPK bisa memenuhi kebutuhan guru.

“Nah, kita kan memiliki UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menyebutkan bahwa skema ASN itu memang terdiri PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK. Karena itu, kebijakan formasi guru CPNS ini akan berjalan dengan saling melengkapi, dengan skema formasi guru. Untuk tahun 2021 ini, fokus kita perekrutan sampai 1 juta formasi guru di jalur PPPK. Kita berharap formasi ini bisa langsung untuk memenuhi supply dan demand kebutuhan guru yang memang perlu segera kita benahi,” jelasnya.

Baca Juga :  Di Uganda, Bentrokan Dahsyat Pecah Dipicu Penangkapan Capres

Iwan mengatakan Kemendikbud dan KemenPAN-RB juga sudah melakukan sosialisasi ke daerah terkait rekrutmen PPPK ini. Dia juga mendorong para guru mengikuti tes rekrutmen PPPK ini.

“Terakhir kita tegaskan dan mendorong agar para guru honorer lulusan pendidikan profesi guru untuk melamar formasi PPPK, karena nantinya, jika kinerja baik sebagai guru PPPK, dapat menjadi pertimbangan penting jika guru PPPK ingin melamar jadi CPNS. Komitmen Kemendikbud terus memperjuangkan agar para guru dapat kesempatan memperjelas status dan kesejahteraan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan tahun ini Kemendikbud akan merekrut 1 juta PPPK. Mereka yang ikut rekrutmen PPPK diwajibkan mengikuti tes yang sudah ditentukan pemerintah.

“Rekrutmen guru PPPK seperti yang kita sebut kemarin, kita sudah mencukupi kapasitas sampai dengan 1 juta, tapi yang diangkat PPPK adalah yang lulus tes. Jadi, walaupun kapasitas 1 juta, kalau lulus 1 juta, berarti 1 juta yang diangkat. Kalau lulus tes 100 ribu, berarti 100 ribu yang akan diangkat. Jadi mohon ditekankan agar mengerti, tapi perbedaanya semua guru honorer bisa diberi kesempatan,” tutur Nadiem. [detik.com]

Baca Juga :  Menteri Trenggono Ditantang Cabut Aturan KKP yang Bermasalah

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *