judha-nugraha_169.jpeg

Kemlu Ungkap Detik-detik 2 WNI Diserang Kelompok Remaja di AS

Diposting pada

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) membeberkan kronologi penyerangan terhadap dua remaja warga negara Indonesia (WNI) di Amerika Serikat (AS). Keduanya diduga diserang oleh sekelompok remaja saat mereka berada di stasiun kereta.

Serangan itu dilakukan oleh sekelompok wanita muda Afrika-Amerika saat kedua korban sedang menunggu kereta api di stasiun Philadelphia City Hall, kata Judha Nugraha, Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Indonesia. wartawan. , Sabtu (27/3/2021).

Ia mengatakan, kejadian itu terjadi pada 21 Maret 2021. Dua WNI yang ditampar adalah perempuan berinisial N (18) dan M (17).

Korban juga menjadi sasaran penyerangan verbal, katanya.

Judha mengatakan kedua korban tidak mengalami luka fisik. Namun, keduanya dikatakan syok.

“Korban tidak terluka secara fisik, tapi dia syok. Kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib, ”ujarnya.

Judha mengatakan konsulat jenderal Indonesia di New York mengurus masalah tersebut, termasuk menghubungi kantor walikota Philadelphia untuk menanyakan bagaimana kasus tersebut ditangani.

“Untuk saat ini, kasus ini diklasifikasikan sebagai tindakan pelecehan dan intimidasi.” Polisi Philadelphia sedang menyelidiki rekaman CCTV insiden tersebut untuk menentukan apakah kasus ini dimotivasi oleh kebencian rasial / etnis, “katanya.

Baca Juga :  Banjir Kepung Semarang, Menteri PUPR Turun Tangan

Dia mengatakan perwakilan Indonesia di seluruh Amerika Serikat telah meminta WNI untuk waspada. Ia meminta WNI segera melapor jika mengalami kekerasan rasial.

“Perwakilan Republik Indonesia juga terus menjalin koordinasi yang intens dengan masyarakat dan tokoh agama / pemuka masyarakat Indonesia untuk memperkuat pengawasan dan penyadaran,” ujarnya.

Sebelumnya, dua remaja Indonesia-Amerika dikabarkan menjadi korban penyerangan di sebuah stasiun kereta api di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat. Mereka ditampar dan dipukuli oleh sekelompok orang.

Kedua remaja tak dikenal itu memberi tahu NBC tentang kejadian itu. Menurut siaran NBC, Jumat (26/3/2021), kedua remaja itu awalnya sedang menunggu kereta api di stasiun balai kota SEPTA.

Mereka berkata tiba-tiba empat gadis mengganggunya. Sebagian dari insiden itu direkam di ponsel.

“Salah satu wanita menampar sisi kanan wajah teman saya dan mulai menangis. Seorang wanita lain menampar sisi kiri wajah saya beberapa kali hingga saya terjatuh, “kata seorang remaja.

Kecelakaan tersebut diduga terjadi pada Minggu (21/3). Mereka mengatakan ada 15-20 orang lain di stasiun saat itu, tetapi kelompok perempuan itu hanya menargetkan orang Indonesia. [detik.com]

Baca Juga :  Hendak Ditangkap Polisi, Rizieq Syihab Pagi Ini Datangi Polda Metro Jaya

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *