Arab-Saudi-Tetap-Membuka-Pintu-bagi-Jemaah-Haji-Tahun-Ini.png

Kemungkinan Arab Saudi Membuka Pintu bagi jema’ah Haji Tahun Ini

Diposting pada
RIYADH – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi pada Maret silam sudah meminta ummat Islam di semua dunia agar menunda planning berangkat haji tahun sekarang. Hal ini selaku imbas dari pandemi Covid-19. Pihak berwenang di Arab Saudi juga masih menunda ibadah Umroh sampai waktu yang belum dapat ditetapkan.

Seperti dikabarkan Reuters, Senin (8/6/2020), 2 sumber yang tahu terkait problem ini menjelaskan, pihak otoritas Arab Saudi sekarang mempertimbangkan untuk memberikan “cuma angka simbolis” untuk beribadah haji tahun sekarang. Keputusan strategi ini akan diambil dengan sejumlah ketentuan ketat, termasuk larangan jemaah yang lanjut usia dan pemeriksaan kesehatan tambahan.

Kemungkinan jema’ah Haji Regular Tetap Dapat Berhaji

Tapi, seperti yang diadukan Reuters, ada kemungkinan jemaah haji regular juga masih tetap dapat beribadah haji tahun sekarang, meski jumlahnya akan dikurangi secara drastis.

“Dengan prosedur yang ketat, pihak berwenang berpikir untuk memungkinkan sampai 20% dari kuota jemaah reguler masing-masing negara,” sedemikian penjelasan sumber lain yang akrab dengan problem tersebut untuk Reuters.

Baca Juga :  Kemenangan Ansarullah Terus Berlanjut, ISIS Nyaris Habis di Yaman Tengah

Walaupun sedemikian, beberapa pejabat di Saudi tetap mendesak pembatalan penyelenggaraan ibadah haji tahun sekarang. Musim Haji diperkirakan akan diawali akhir Juli, gamblang 3 sumber untuk Reuters. Sampai waktu ini, Kantor media pemerintah Arab Saudi dan Jubir Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi belum memberikan komentar terkait hal ini.

baca juga : PBB Selamatkan Arab Saudi dari Daftar Hitam Pembunuh Bocah kecil Yaman

Ada 3.369 Perkara baru Covid-19 di Arab Saudi

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan pada Senin (8/6/2020), ada 3.369 Perkara baru Covid-19 yang telah dikonfirmasi di wilayah Arab Saudi. Dengan bertambahnya Perkara baru ini, hitungan total totalnya jadi 105.283 Perkara, termasuk 30.013 Perkara aktif yang tengah diupayakan perawatannya oleh tenaga medis.

Dari total hitungan total tersebut, ada 1.632 Perkara kritis, sementara diadukan keadaan kesehatan sisanya stabil. Sebanyak 1.707 Perkara telah normal, sehingga total pemulihan jadi 74.524.

“Perkara baru yang dikonfirmasi termasuk 52% penduduk negara Saudi dan 48% warga non-Saudi. Wanita mewakili 31% dari Perkara, sedangkan laki-laki mewakili 69%. Cuma 5% dari Perkara yang diadukan ialah orang tua, 11% ialah anak kecil dan 84% ialah orang dewasa,” sedemikian penjelasan dan pernyataan Kementerian Kesehatan Arab Saudi. (ar/aspiratif)

Baca Juga :  Rusia Ingatkan Planning Teroris Lancarkan Serbuan Kimia di Idlib Suriah

Kemungkinan Arab Saudi Membuka Pintu bagi jema’ah Haji Tahun Ini

Kemungkinan Arab Saudi Membuka Pintu bagi jema’ah Haji Tahun Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *