Keterlaluan-Bahrain-Tolak-Resolusi-Kecaman-PBB-terhadap-Israel.jpg

Keterlaluan, Bahrain Tolak Resolusi Kecaman PBB terhadap Israel

Diposting pada

Jenewa, Warta Batavia – Untuk pertama kalinya di dunia Arab, sebuah negara Arab enggan menerima resolusi Dewan HAM PBB yang bermarkas di Jenewa, Swiss, karena memuat kritik atas tindakan rezim Zionis Israel di wilayah pendudukan Palestina.

Al-Mayadeen melaporkan Rabu bahwa perwakilan Bahrain di dewan telah menghindari memberikan ruang voting untuk rancangan resolusi.

Dalam resolusi ini, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR) untuk mencela pelanggaran hak asasi manusia di wilayah pendudukan Palestina. Resolusi kuat terhadap Israel juga menyerukan embargo senjata terhadap Israel, dan lolos dengan dukungan 32-6.

Resolusi tersebut “menyerukan kepada negara-negara anggota PBB untuk menghentikan transfer senjata, yang jelas menimbulkan risiko bahwa senjata tersebut dapat digunakan untuk melakukan atau memfasilitasi pelanggaran serius atau serius terhadap hukum hak asasi manusia internasional atau pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional”.

Sikap Bahrain tak pelak memicu kemarahan Palestina, terutama karena banyak negara Eropa bahkan memberikan suara untuk mendukung resolusi tersebut.

Baca Juga :  Mahfud MD Sebut Syekh Ali Jaber Sosok Kritis, tapi Solutif

Dengan aksi ini, Bahrain tercatat sebagai negara Arab pertama yang meninggalkan sesi untuk mendukung hak-hak Palestina dan proses tersebut menghasilkan 32 suara untuk mendukung total 47 negara anggota.

Anggota delegasi Bahrain ke dewan menolak berkomentar kepada wartawan Al-Mayadeen tentang penolakannya terhadap resolusi.

Bersama UEA, Bahrain menandatangani kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel di Gedung Putih, Amerika Serikat, pada 15 September 2020. (mm / almayadeen)

Baca juga:

Netanyahu: Tidak akan ada kedaulatan penuh dari negara Palestina

Arab Saudi telah menjelaskan posisinya terkait normalisasi hubungan dengan Israel

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *