Waloni.png

Ketika Orang Jahil Jadi ‘Ustadz’

Diposting pada
Ilustrasi

Secara linguistik, Islam dipahami dalam dua pengertian: arti amm (umum) dan arti khos (khusus).

Secara umum, kata “Islam” (aslama) memiliki beberapa arti; tunduk, taat / taat, pasrah. Jadi semua agama yang mengajarkan pengikutnya untuk tunduk, taat, tunduk kepada Tuhan disebut aslam / Islam dalam bahasa. Tapi secara khusus / spesifik, Tuhan sendiri memisahkan dalam kata-kata sucinya, ada Kristen, Yahudi dan sebagainya.

Secara spesifik, kata “Islam” adalah agama yang diutus dan dibawa oleh Muhammad SAW yang diutus oleh Tuhan sebagai Rasul-Nya.

Jadi ketika abunya yang jahil, Yahya Waloni, mengklaim bahwa “Pembawa Islam bukanlah Nabi Muhammad SAW”, itu berarti dia telah mengingkari tugas khusus Nabi Muhammad dalam pelaksanaan ajaran Islam. Orang bodoh ini (Yahya Waloni) memahami Islam hanya dalam istilah linguistik yang tidak berarti.

Ini adalah hasil ketika orang bodoh bisa mengabar di mimbar.

Sumber: FB Ali Valentino

(Warta Batavia)

Ketika orang tidak mungkin menjadi ‘Ustadz’

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *