RIZIeq1-696x391.jpg

Ketika Rizieq Seret Tuhan Soal Kepemilikan Ponpes di Megamendung

Diposting pada
RIZIeq1 Saat Rizieq menyeret Tuhan ke tanah milik Perguruan Tinggi Islam di Megamendung
Ilustrasinya, Kunjungan Markas FPI di Bogor, Rizieq Disambut Ribuan Pendukung, Puncak Lalu Lintas Tol (TribunnewsBogor.com/Naufal)

Update tindak lanjut kasus Rizieq, khususnya terkait Sekolah Tinggi Islam Markaz Megamendung. Perlu Anda ketahui, perguruan tinggi itu dibangun di atas tanah milik PTPN VIII yang antara lain milik pemerintah. Rizieq berdalih, lahan itu sudah puluhan tahun terbengkalai dan sudah mendapat izin dari Gubernur Jabar sebelumnya.

Kali ini Rizieq mengatakan pesantren itu bukan miliknya. Yang dimaksud hanya para pendiri, sedangkan pesantren disebut wakaf.

Awalnya, Rizieq mempertanyakan pernyataan fakta jaksa, yakni Kepala Desa Kuta, Megamendung Kusnadi, yang mengaku perguruan tinggi Markaz Islam Rizieq milik Rizieq. Namun, dia mengaku belum pernah melihat ijazah yang menyatakan kepemilikan universitas atas nama Rizieq.

“Diminta pengacara untuk pemilik perguruan tinggi? Jawab Pak Kusnadi. Saya tanya, pernah lihat piagam Markaz Syariah mencantumkan pemiliknya di sana?” Tanya Rizieq.

“Belum,” jawab Kusnadi.

“Jadi, di mana Anda tahu pemiliknya?” Rizieq bertanya.

“Dari masyarakat, Habib adalah pemiliknya,” jawab Kusnadi.

Di sana Rizieq menyebut wakaf pesantren. Oleh karena itu tidak dapat disebut sebagai milik pribadi.

Baca Juga :  Rayakan Lebaran Virtual, Sri Mulyani: Tidak Mengurangi Makna Idul Fitri

Karena sekolah ini adalah wakaf. Wakaf adalah pemilik Allah. Tidak ada manusia yang memiliki wakaf. Saya pendiri. Namun pemilik wakaf adalah Allah SWT bagi umat Islam. Sehingga perlu kita luruskan agar nantinya kepala desa memberitahukan kepada masyarakat bahwa itu wakaf, pemiliknya adalah Allah SWT. Tidak ada wakaf bagi pemilik manusia, ”ujarnya.

Kelompok ini terlalu getol menggunakan agama dan seringkali menarik Tuhan ke dalam berbagai hal. Ini sebenarnya adalah perisai terakhir yang tanpa malu-malu mereka gunakan untuk mempertahankan diri. Saat terjebak, Tuhan akan diseret untuk keuntungan pribadi. Tak tahu malu.

Hanya orang yang stres yang masih percaya dengan ucapan Rizieq. Dia bahkan tidak malu menggunakan nama Tuhan di setiap kesempatan. Pikirkanlah, apakah Tuhan mengambil alih tanah milik bagian lain?

Kami tahu kemana Rizieq ingin membimbingnya. Dengan mengatakan bahwa perguruan tinggi ini milik Tuhan, apakah ia ingin hakim dan jaksa merasa bersalah dan terpojok karena merasa menyalahkan Tuhan, ataukah Rizieq ingin menyalahkan Tuhan karena telah merampas tanah negara?

Baca Juga :  GP Ansor Singgung Rizieq: Tokoh yang Pergi Lama Lalu Pulang Merusak Islam

Oke, jika kita ingin mengatakan bahwa segala sesuatu di bumi, bahkan di alam semesta ini, adalah milik Tuhan pencipta. Tapi kepemilikan juga punya aturan. Anda tidak bisa membangun gedung dengan sembarangan. Jika memungkinkan, bangunlah gedung di atas tanah Rizieq, maka jika Rizieq protes, cukup katakan bahwa itu milik Tuhan dan tidak ada yang boleh protes. Apakah Rizieq bersedia? 100 persen akan menjadi gila dan memobilisasi pendukung bodoh mereka untuk demonstrasi berdasarkan volume dan musim.

Rizieq ini benar-benar menjijikkan. Bahkan lebih konyol lagi jika seseorang memercayai dan memuja seseorang seperti ini. Yang lebih gila lagi adalah sekelompok orang yang menyukai baliho miliknya. Entah Rizieq yang terlalu pintar untuk meyakinkan dirinya bahwa otaknya sudah lenyap, atau pendukungnya yang terlalu bodoh untuk dengan mudah digiring seperti kerbau berhidung.

Buka matamu lebar-lebar. Rizieq tidak lebih dari menggunakan agama untuk berbagai kepentingan, baik politik maupun sebaliknya. Bagaimana mungkin Anda ingin dibodohi seperti itu? Rizieq pandai mengolah kata-kata (mungkin dia belajar dari gubernur yang tidak kompeten) sehingga tidak tahu malu dalam membawa Tuhan seolah-olah dia adalah juru bicara Tuhan, pikirkanlah, mengambil apa yang bukan miliknya tetapi menyandang nama Tuhan? Beraninya kamu?

Baca Juga :  Alhamdulillah, Gibran Kembalikan ke Toko Uang Pungli Oknum Lurah Bermodus Zakat

Jika ingin menyandang nama Tuhan, pemerintah bisa mengambil kembali tanah itu dengan mengatakan bahwa itu milik Tuhan dan ingin digunakan untuk kepentingan rakyat pada umumnya.

Orang macam apa yang akan melanggar aturan ini dan kemudian dengan mudah memimpin Tuhan berperang? Maaf, orang sakit. Saya rasa banyak yang menyadari betapa buruknya Rizieq.

Jadi orang benar-benar keras kepala. Dia salah, keras kepala, tidak disiplin, marah, dia mengancam akan menggunakan sentimen agama juga. Apakah Anda tidak menontonnya selama ini?

Apa yang Anda pikirkan?

Xhardy

Sumber: https://seword.com/politik/ketika-rizieq-seret-tuhan-soal-kepemiliki-ponpes-FLrifzSjhf

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *