Kiai-Said.jpg

Ketum PBNU, Kiai Said, Masuki Katedral Makassar Diiringi Lagu Alleluya, Begini Respon Warganet

Diposting pada
Kiai Said Ketum PBNU, Kiai Said Masuk Katedral Makassar Diiringi Lagu Haleluya, Ini Respon Warga

Rilis video kunjungan PBNU Ketum KH Said Aqil Siradj ke Gereja Katedral Makassar viral di media sosial. Dia disambut oleh Uskup Agung Makassar dan oleh semua penggemar gereja.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @na_dirs, Minggu (11/4/2021) Said Aqil berjalan menyusuri lorong utama gereja di samping Uskup Agung Makassar dan beberapa perwakilan PBNU yang tergabung dalam rombongan Said Aqil.

“Presiden PBNU Kiai Aqil Siradj mengunjungi Katedral Makassar Minggu ini,” tulis @na_dirs.

Dalam video tersebut, presiden PBNU terlihat berjalan di depan altar gereja saat menyapa orang-orang yang baru mulai beribadah.

Dia tampak mengepalkan tinjunya di depan dadanya saat dia sesekali mengangguk ke arah jemaat. Saat berjalan, Said Aqil mendengar jamaah dan paduan suara menyanyikan himne dengan kata-kata Haleluya.

Melihat video tersebut, netizen lantas memberikan beragam jawaban. Kebanyakan dari mereka mengatakan bahwa mereka tersentuh oleh video tersebut.

Mereka memandang peristiwa yang terekam dalam video tersebut sebagai wujud indahnya toleransi di Indonesia.

“Beautiful Indonesia, Tolerance is Indonesia” tulis salah satu netizen dengan akun @sae _ ***.

“Hidup dengan baik”, tulis netizen lain dengan akun @RomaDhonaSet ***.

“Sejak sempat merinding saat melihatnya, sepertinya Indonesia penuh toleransi,” tulis salah satu netizen dengan akun @ iwu **.

“Cantik, nyaman, teduh… PBNU karya @nahdlatululama @saidaqil. Saya selalu mengapresiasi umat beragama lain, berkah untuk saudara-saudara kita di Makassar dan gereja katedral Indonesia,” tulis netizen lainnya dengan akun @ @ot ** *.

“Semoga Indonesia selalu rukun”, tulis netizen dengan akun @asakir _ ***.

(Warta Batavia)

link sumber

Baca Juga :  BLT Subsidi Gaji Cair Lagi, Ini Pekerja yang Dapat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *