kiai Said Ingatkan Santri Mesti Sanggup Menjawab Tuntutan Zaman – Aspiratif News

Views: 8
Read Time:2 Minute, 3 Second

kiai Said Ingatkan Santri Mesti Sanggup Menjawab Tuntutan Zaman – Aspiratif News

Jakarta, Aspiratif News

Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj menerangkan para santri mesti sanggup menjawab tuntutan zaman dan memberikan kelir dalam kehidupan masarakat untuk terwujudnya tatanan masarakat yang lebih baik.

 

Dalam acara halal bi halal virtual Famili Besar Ikatan Famili Alumni Tribakti (IKA-BAKTI) Kediri, Jawa Timur, Kamis (18/6), kiai Said Menegaskan untuk menjawab tuntutan zaman, santri Penting fokus memahami pelajaran-pelajaran agama yang diajarkan di pesantren dengan komprehensif.

 

“Selanjutnya ilmu yang telah didapatkan dari pesantren dikemas dan di-update sesuai dengan kebutuhan tuntutan zaman now ini,” kata kiai Said.

 

menurutnya, misi santri sesudah pulang pondok ialah bagaimana berkontribusi dan jadi faktor Pergantian. Tujuannya agar masarakat dari yang awalnya kurang baik jadi baik dan yang baik makin sempurna lagi.

 

“Kecuali itu, santri juga dituntut untuk bersiap-siap berhadapan dengan zaman yang akan Datang, supaya tidak gagap waktu berhadapan dengan Pergantian itu,” kata kiai Said.

READ  Ngawur, Tribun Buat Judul “Kajian agama Hanan Attaki di Tegal Dicancel GP Ansor”

 

Menurut kiai Said keluaran pesantren sanggup jadi agen-agen Pergantian yang memberikan pengaruh positif dalam tatanan masarakat secara ilmiah dan kebudayaan.

 

“Kita bersyukur dan bangga jadi santri yang digembeleng dengan metode pembelajaran ala pesantren. Alhamdulillah sudah Jelas dan dapat kita lihat peran dari keluaran-keluaran pesantren,” bebernya.

 

Pihaknya menerangkan bahwa santri mesti peduli ke kondisi bangsa dan kreatif mengaktualisasikan ilmu yang dimilikinya. Hal tersebut selanjutanya menjadikan santri pembawa peradaban, kebudayaan, dan kemajuan bangsa bahkan dunia.

 

“Tatkala keluar dari pesantren santri Penting memikirkan langkah ke depan mengimplementasikan ilmu-ilmu yang sudah dihapalnya seperti Alfiyah, Fatul Mu’in, Fathul Wahab, dan lain-lain, kemudian dikemas jadi menarik,” jelasnya.

 

kiai Said Mengingatkan agar para santri senantiasa bersyukur ke Allah SWT yang telah terpilih untuk menekuni ilmu agama. Hal tersebut mesti dipakai betul oleh santri dengan menguasi ilmu agama seperti tafsir, hadits, fikih, usul fikih, nahwu, saraf, balaghah, dan lainnya.

 

Acara Halal bi Halal virtual dengan tema Menjalin Silaturahmi, Memperkaya Jaringan tersebut dihadiri secara virtual juga oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) KH M Anwar Manshur, Rektor IAIT Lirboyo KH Kafabihi Mahrus, dan Famili besar IKA-BAKTI.

READ  Hardiknas, Pelajar NU Soroti Pemerataan Pendidikan - Aspiratif News

 

Bagian santri M Najmuddin mengakui selama ini mengamalkan ilmu-ilmu yang diperolehnya dari pondok pesantren. Hal tersebut seterusnya dipakai sebagai bekal dalam berkhitmat ke masarakat dengan cara aktif di Nahdlatul Ulama (NU) melalui badan otonomnya.

 

“Santri mesti tetap takdim sama kyai, dan memberi manfaat ke banyak orang,” kata Najmuddin.​​​​​​​

 

Kotributor: Mocahamd Ronji

Editor: Kendi Setiawan

Kyai Said Ingatkan Santri Mesti Sanggup Menjawab Tuntutan Zaman – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *