Kita Percaya Indonesia Dijaga Allah – Aspiratif News

Views: 17
Read Time:2 Minute, 6 Second

Kita Percaya Indonesia Dijaga Allah – Aspiratif News

Pekalongan, Aspiratif News

Rais Aam Idarah Aliyah Jam’iyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Habib Muhammad Luthfi bin Yahya kembali meyakinkan jamaahnya agar tidak ta’alluq ke selain Allah. “Intinya di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” tegasnya.

 

Hal itu dikemukakan oleh Habib Luthfi pada acara rutinan kliwonan di Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (03/07). 

 

Menurut Habib Luthfi bilamana seseorang di hatinya sudah tertanam ke Yang Maha Kuasa, akan mengeluarkan power yang luar biasa dan tidak akan menyaksikan sesuatu selain Allah.

 

“Seseorang yang kuat hatinya tidak akan ta’alluq ke selain Allah. Dan kita percaya Indonesia akan dijaga Allah,” tandas Habib Luthfi.

 

Habib Luthfi menambahkan bahwa kita sungguh mesti tetap berikhtiar menjaga kesehatan tubuh dari penyakit. Akan tetapi juga tidak boleh luntur dalam usaha yang lain.

 

“Jangan sampai berkecil hati, orang kalau hatinya kecil akan selalu takut ke segala hal. Tetapi kalau ta’alluq ke Allah, akan tetap biasa saja sekadarnya,” imbuh Ktua Forum Ulama Sufi Dunia ini.

READ  Emak-emak Unjuk rasa di Depan Kediaman Prabowo, Tolak Rekonsiliasi, Teriak Takbir

 

 

Habib Luthfi mengajak ke jamaah untuk menjadikan kliwonan ini sebagai Kesempatan Baik untuk kembali menghiasi hati dengan pandangan ke Allah.

 

“Adanya Kliwonan ini, ayo kita hiasi lagi hati kita dengan banyak mengingat ke Allah. Jikalau sudah ta’alluq ke Allah imun tubuh akan tambah kuat, kebal dari segala penyakit tidak cuma Corona,” katanya.

 

Jikalau hatinya kuat imbuh Habib Luthfi, kita sebagai bangsa tidak akan mudah dikompori. Sehingga tidak mudah dibenturkan antarsesama. Apalagi menyalahkan pemerintah karena dianggap tidak dapat menangani Corona (Covid-19).

 

“Tunjukkan kalau kami bangsa Indonesia yang kuat. Tidak dapat dihancurkan oleh apapun. Bangsa Indonesia wajib menjaga kesatuan dan persatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

 

Majelis Kliwonan yang berlangsung tiap-tiap 35 hari sekali sempat ditiadakan untuk beberapa waktu karena wabah pandemi Covid-19. Akan tetapi bulan Juli 2020 kembali digelar dengan beberapa syarat yang mesti dipatuhi jama’ah.

 

“Abah (Habib Luthfi, red) menghendaki tidak ada acara mushafahah (salaman) sesudah acara kajian agama dan jamaah yang Hadir wajib mempergunakan masker,” ujar Rais PCNU Kota Pekalongan KH Zakaria Ansor. 

READ  Cetak Generasi Qur’ani, LP Ma’arif Kencong Jember Gelar Pelatihan Terjemah Al-Qur’an - Aspiratif News

 

Hadirnya kembali Majelis Kliwonan disambut gembira tidak saja puluhan ribu santri dari bermacam daerah, akan tetapi juga ratusan pedagang yang mengais rejeki di majelis selapan sekali ini. 

 

Muslimin (40) asal Kabupaten Batang bagian pedagang ragam kopiah mengakui gembira. alasannya, majelis kliwonan identik dengan mengalirnya rejeki bagi dirinya dan teman-teman seprofesi.

 

“Amat suka, selain dapat berdagang, juga dapat ikut mengaji dengan Habib Luthfi,” ucapnya.

 

Kontributor: M. Farid

Editor: Abdul Muiz

Kita Percaya Indonesia Dijaga Allah – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *