1615636850709.jpeg

KKB Papua Sandera Pesawat Susi Air karena Tak Dapat Dana Desa

Diposting pada

Sebuah kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, menyandera sebuah pesawat pilot milik Susi Air tipe Pilatus PC-6 S1-9364 PK BVY di Lapangan Terbang Wangbe, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua. TNI mengatakan, aksi KKB tersebut dipicu oleh kekecewaan kepala desa setempat yang tidak memberikan dana desa.

“KSB (TNI versi KKB bergelar sipil bersenjata) mengancam bahwa pesawat maskapai Susi Air tidak dapat mengangkut penumpang dari aparat TNI / Polri dan KSB juga menyatakan kekecewaannya kepada Lurah karena tidak memberikan dana. ke desa, ”Kepala Penerangan Kolonel Czi IGN Suriastawa, Kogabwilhan III kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jumat (12/3/2021).

Informasi ini berdasarkan penjelasan dari pilot pesawat tersebut, Kapten Ian John Terrence Hellyer. Sebelum membebaskan sandera, lanjut Suriastawa, KKB berpesan kepada pilot Susi Air untuk tidak mengangkut penumpang dari aparat TNI / Polri dan dana desa akan diberikan kepada mereka.

Pesawat PT ASI Pudjiastuti Aviation terbang perdana dari Timika menuju Lapangan Udara Wangbe pada Jumat (12/3). Pesawat perintis itu membawa tiga penumpang, yakni Ricky Dolame, Arikala Dolame, dan Arike Wandikbo.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Bersumpah Sama Sekali Tidak Terlibat dalam Korupsi

Mereka disandera oleh 30 orang KKB selama dua jam, sekitar pukul 06.20 WIB. Suriastawa mengatakan pilot Susi Air mengakui bahwa dua dari lusin KKB membawa senapan.

Untung selama dua jam mereka disandera, pilot dan tiga penumpang tidak mengalami kekerasan yang dilakukan oleh KKB. Lapangan Terbang Wangbe sendiri berjarak 43 km dari Sinak atau 48 km dari Sugapa. Daerah tersebut tidak terjangkau melalui jaringan telepon dan internet.

Sebelumnya diberitakan KKB di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua menyandera pesawat dan penumpang perintis pesawat Susi Air di Wangbe, Ilaga, Kabupaten Puncak. Polisi mengonfirmasi insiden penyanderaan Ilaga, tetapi polisi mengatakan pesawat Susi Air dan pilotnya diizinkan terbang lagi.

“Iya betul, yang terjadi kemarin, pilot dan pesawatnya ditahan KKB selama dua jam, tapi diperbolehkan pulang,” kata Kapolda Papua kepada wartawan, Mathius D. Fakhiri, saat berkunjung ke Detasemen Brimob B Timika pagi ini.

Mathius menambahkan, pilot Susi Air dipimpin oleh pilot Selandia Baru Ian John Terrence Hellyer. Polisi masih meminta informasi kepada Ian.

Baca Juga :  PWNU Jatim Minta Polri Usut Tuntas Ribuan Kotak Amal untuk Pendanaan Teroris

“Sudah dikelola dan informasinya masih diperoleh. Nanti kalau sudah selesai akan kita bagikan ke teman-teman,” ujarnya.

Informasi sementara, KKB yang menyandera pesawat pilot Susi Air berjumlah sekitar 30 orang. Mereka dilengkapi dengan senapan.

KKB mengarahkan senjata tajam ke awak pesawat dan melarang pesawat mengangkut penumpang dari aparat TNI / Polri. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *