ANwar-696x464.jpg

Kritik Keras Gus Yaqut soal Doa Semua Agama, Anwar Abbas Diskakmat Warganet

Diposting pada
Anwar Abbas. Foto: Antara

Wakil Presiden Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengecam keras gagasan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang menuntut agar doa semua agama dibacakan pada acara Kementerian Agama (Kemenag). ). ).

Jadi Menteri Agama bingung mau ngapain sendiri, kalau di daerah yang mayoritas muslim seperti Aceh cukup dengan ajaran Islam (sholat), tapi di Bali kan Hindu, di NTT ya. Dia Katolik (doa), ”katanya. Di Sulawesi Utara (doa) dia Protestan,” kata Anwar Abbas seperti dikutip detik.com.

Abbas mengatakan seharusnya Gus Yaqut melihat para pembicara dan sebagian besar hadirin yang menghadiri acara di Kementerian Agama. Jika banyak pembicara atau hadirin menganut agama tertentu, lanjut Abbas, doanya bisa diubah.

Anwar mencontohkan Gus Yaqut yang gila dan tidak paham toleransi yang sebenarnya.

“Menteri Agama tidak memahami toleransi. Toleransi hanya memiliki satu makna, hanya ada satu makna (jika ada) antara perbedaan dan perbedaan itu kami hormati,” kata Anwar.

“Ini menteri yang menurut saya gila, terlalu terobsesi dengan persatuan dan kesatuan. Persatuan dan kesatuan tidak dirusak oleh perbedaan, lanjut Abbas.

Baca Juga :  Kata Kapolda Metro Jaya Usai Diperiksa Komnas HAM Soal Kematian 6 Laskar FPI

Pernyataan Abbas tersebut mendapat komentar beragam dari netizen. Tokoh muda NU, Guntur Romli, juga berkomentar dan menuding Anwar Abbas bukan hanya gila tapi juga hati nuraninya.

Ide Menteri Agama masuk akal, karena Kementerian Agama mengurus semua agama. Bahkan komentar Anda telah kehilangan makna dan kesadarannya. Ingat, “Aku” dalam MUI artinya INDONESIA. Tulis Guntur Romli di akun Twitter-nya.

“Sebetulnya Pak Abbas tidak tahu kalau Kementerian Agama itu lembaga yang mengurus semua agama, bukan HANYA ISLAM? Sekelas dengan wakil presiden MUI, tahukah Anda bahwa Indonesia berbeda agama? Pak Abbas marah di doa semua agama? Raupo sik pak “, tambah akun @Rahman_Nashir

Sebelumnya, Yaqut mengaku ingin semua agama yang diakui di Indonesia mendapat kesempatan yang sama. Menteri Agama ingat bahwa kementerian agama bukanlah organisasi Islam.

“Pagi ini saya senang karena Rakernas yang diawali dengan pengajian telah memberikan pencerahan dan penyegaran kepada kita semua. Namun alangkah baiknya jika semua agama diberi kesempatan untuk memulai ibadah,” ujarnya. Yaqut saat memberikan sambutan di Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama (Rakernas) 2021, Senin (5/4).

Baca Juga :  Polda Metro Resmi Panggil Habib Rizieq Selasa, Ini Penampakan Suratnya

“Jadi ini tidak memberi kesan bahwa kita rapat dengan ormas Kementerian Agama, ormas Kementerian Agama Islam, tidak. Saat ini kita sedang mengadakan rapat nasional Kementerian Agama yang tidak hanya mencakup masalah Islam. “Kata Yaqut sambil menunjuk.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *