IMG_20210318_102615.jpg

Kronologi Tim Indonesia Terpaksa Keluar dari All England 2021

Diposting pada

Indonesia terpaksa meninggalkan All England pada tahun 2021 setelah menerima email dari pemerintah Inggris. Alasannya adalah seseorang dalam penerbangan yang sama positif untuk mahkota.

Tim bulu tangkis Indonesia mendarat di Birmingham, Inggris pada Sabtu sore (13/3) waktu setempat. Mereka semua sempat transit melalui Istanbul, Turki, untuk naik maskapai Turkish Airlines tujuan Birmingham.

Merangkum dari situs resmi PBSI, rombongan Indonesia kemudian langsung melakukan swab PCR setibanya di Crowne Plaza Birmingham City Centre Hotel. Setelah menunggu hasil selama sekitar 12 jam, mereka semua dinyatakan negatif COVID-19.

Berbekal hasil tes tersebut, para atlet bisa menggunakan gym hotel pada Senin (15/3) waktu setempat. Kapasitas gym yang bisa menampung 20 orang ini hanya bisa digunakan oleh enam orang dalam satu periode latihan.

Tim Indonesia kemudian menggelar latihan bersama di Utilita Arena Birmingham pada Senin (15/3) siang dan Selasa (16/3) pagi.

Ajang All England 2021 selanjutnya akan dimulai di Arena Birmingham pada Rabu (17/3/2021) waktu setempat. Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon menjadi wakil Indonesia pertama yang tampil.

Baca Juga :  Menkes Pakai Data KPU untuk Vaksinasi, Mendagri: Saya Hormat Betul

Ganda putra merah putih mengalahkan petenis Inggris Matthew Clare / Ethan Van Leeuwen dengan skor 21-12, 19-21, 21-9.

Di sektor tunggal putra Indonesia, ada Jonathan Christie. Ia berhasil melaju ke babak kedua setelah menyisihkan tunggal putra Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor 21-13, 24-22.

Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan pun lolos ke babak kedua. Mengatasi perlawanan sengit Ben Lane / Sean Vendy asal Inggris lewat rubber game 21-18, 19-21, 21-19.

Seharusnya masih ada tiga wakil Indonesia yang bertanding di hari yang sama, yakni Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto vs Godwin Olofua / Anuoluwapo Juwon Opeyori, Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti vs Dhruv Kapila / Jakkampudi Meghana dan Anthony Sinisuka Ginting vs Thomas Rouxel.

Baca Juga: Seluruh Perwakilan Indonesia Akan Diusir dari All England pada 2021, Ini Alasannya!

Fajar / Rian, Praveen / Melati dan Ginting gagal finis karena dinyatakan kalah oleh WO. Di sisi lain, seluruh wakil Indonesia yang menang juga dinyatakan OO karena penyebab COVID-19.

Penyebab utamanya adalah penerbangan dari Istanbul ke Birmingham. Ada seorang penumpang di pesawat yang, menurut laporan pemerintah Inggris, dinyatakan positif COVID-19.

Baca Juga :  Breaking News! Rizieq FPI Resmi Jadi Tersangka Kerumunan Petamburan

“Hari ini pasti ada berita yang akan mengejutkan semua orang. Tim Indonesia sedang berada di lapangan ketika panitia mengatakan kepada saya bahwa mereka harus pensiun, ”kata manajer tim Indonesia Ricky Soebagdja dalam video penjelasan di akun @ badminton.ina-nya.

“Ini karena ada masalah dengan pemerintah, sebenarnya ada email ke semua tim Indonesia. Dari 24 tim yang berangkat ke Birmingham, 20 sudah menerima email dari pemerintah Inggris.” 20 yang menerima email ini, itu Dinyatakan harus diisolasi selama 10 hari, ”lanjutnya.

Baca juga: Hasil All England: Ahsan / Hendra singkirkan wakil tuan rumah

“Saya pernah bertanya kepada panitia All England mengapa mereka menerima email selama 10 hari. Sementara itu, tim kami tidak menerima email tersebut. ”

“Kebetulan yang terakhir bermain adalah Ahsan / Hendra. Usai pertandingan, semua langsung diantar ke hotel oleh panitia dan diisolasi di kamar masing-masing.”

“Panitia tidak bisa berbuat banyak, itu menyiarkan aturan dari pemerintah Inggris. Saya juga memberitahu kedutaan besar Indonesia di Inggris mengapa harus antara pemerintah dan pemerintah dan saya juga meminta penjelasan mengenai aturan yang berkaitan dengan aturan. ini. COVID-19. ”

Baca Juga :  Tafsir Tweet Pak Mahfud MD

“Menurut panitia All England, hal ini disebabkan adanya penerbangan dari Istanbul ke Birmingham, Turkish Airlines. Ada seseorang dan kami tidak tahu apakah mereka tertular COVID-19 selama penerbangan”.

“Dampaknya ada pada kami karena ada penerbangan. Kami ditanya siapa yang terkena dampak, mereka tidak bisa menjelaskan,” kata Ricky.[detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *