608571933333b.jpg

KSAL: Awak KRI Nanggala-402 Keluarkan Baju Keselamatan tapi Tak Sempat Dipakai

Diposting pada
608571933333b KSAL: Awak KRI Nanggala-402 Lepas pakaian safety tapi tidak pernah dipakai

Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan, baju pelarian MK 11 (crew safety suit) merupakan salah satu benda yang ditemukan MV Swift Rescue ROV (kendaraan untuk operasi jarak jauh). dari Singapura.

Yudo mengatakan, pakaian pelarian MK 11 biasanya disimpan di dalam kotak dan dikeluarkan dalam keadaan darurat.

“Escape suit MK 11 biasanya disimpan di dalam kotak, tapi kalau bisa dilepas berarti ada keadaan darurat, jadi akan dikeluarkan dari kotak,” kata Yudo dalam jumpa pers virtual, Minggu (25/4). . / 2021).

Yudo menduga escape suit MK 11 memang sudah dilepas tapi tidak digunakan karena keadaan darurat.

“Seharusnya disimpan di dalam box dulu kalau ada keadaan darurat. Sekarang karena sudah lepas artinya ada keadaan darurat, mungkin tidak ada waktu atau kalau dipakai (kapal) ya diputar jadi biarkan saja, “katanya.

Sebelumnya, kata Yudo, MV Swift Rescue menemukan kontak visual kapal KRI Nanggala-402.

Lambung kapal, terbagi menjadi 3 bagian, ditemukan di kedalaman 838 meter.

Baca Juga :  Jokowi Sebut Pelayanan Birokrasi Selama Ini Kaku

Ia mengatakan ada bagian kapal yang masih utuh namun ada retakan kecil.

“Bagian terbuka ini (yang menunjukkan gambar) tidak tersebar dengan jelas karena tidak jernih di bawah air pagi ini, bagian dalam kapal. Dan bagian ini terbuka dan gratis, “ujarnya.

Selain itu, kata Yudo, dengan kondisi kapal selam di kedalaman 838 meter, kemungkinan besar 53 awak kapal tidak bisa diselamatkan.

“Sebelumnya Panglima TNI sudah jelas menyatakan kesedihannya menjadi korban kecelakaan ini,” pungkasnya. [kompas.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *